وَإِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ

Dan sesungguhnya laknat itu tetap atas engkau sampai Hari Pertanggungjawaban.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَwa-inna 'alayka l-la'natadan sesungguhnya laknat itu tetap atas engkau
  2. إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِilaa yawmi d-diinisampai Hari Pertanggungjawaban

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَإِنَّwa-innadan sungguh
  2. عَلَيْكَ'alaykaatasmu
  3. اللَّعْنَةَl-la'natalaknat
  4. إِلَىٰilaasampai
  5. يَوْمِyawmiHari
  6. الدِّينِd-diiniPertanggungjawaban

Inti bacaan

Detail penting: kutukan berlaku 'sampai Hari Pertanggungjawaban', bahkan konsekuensi paling berat sekalipun memiliki kerangka waktu yang jelas dinyatakan, bukan dibiarkan tanpa batas yang didefinisikan.

Penjelasan pilihan kata

'Hari Pertanggungjawaban' (yawm ad-diin): frasa tetap yang memakai facet diin yang sama dengan 12:40 ('pertanggungjawaban yang lurus') dan 13:12/14:13, berbeda dari facet 'hukum raja' yang dipakai khusus di 12:76. Frasa 'yawm ad-diin' ini akan berulang sebagai idiom tetap di banyak titik lain sepanjang Al-Qur'an, selalu dengan terjemahan yang sama.

Tafsiran

Batas waktu laknat Iblis ditetapkan sampai Hari Pertanggungjawaban, bukan selamanya tanpa batas yang disebutkan di sini, melainkan terikat pada horizon eskatologis yang sama dengan pertanggungjawaban seluruh manusia, menyiratkan bahwa nasib akhir Iblis sendiri baru akan diputuskan pada hari itu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut batas waktunya, sampai Hari Pertanggungjawaban. Bahkan hukuman seberat itu diberi ujung. Sesuatu yang diberi batas tetap bisa amat berat, tetapi ia berhenti menjadi sesuatu yang tak berbentuk.
  • Hari yang dipakai sebagai batas hari ketika segala perkara dihitung. Bukan tanggal, bukan hitungan tahun. Batas itu bukan soal berapa lama, melainkan sampai perkaranya selesai diputuskan.
  • Kalimat ini ditujukan kepada satu pihak dengan kata engkau, bukan diceritakan tentang dia. Allah menyampaikan keputusan itu berhadapan langsung. Pembacanya mendengar dari samping, bukan diberi laporan sesudahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(15:35: 'hari Kiamat'). Firman Allah kepada Iblis (tunggal diterjemahkan 'engkau'): laknat berlaku sampai Hari Pertanggungjawaban. Bagian rollout kelompok (a) akar diin, 12 kemunculan 'yawm al-diin' (15:35, 26:82, 37:20, 38:78, 51:12, 56:56, 70:26, 74:46, 82:15/17/18, 83:11) diseragamkan 'Hari Pertanggungjawaban' demi konsistensi leksikal. Konvergen mainstream (bukan reinterpretasi kontroversial); nuansa 'pertanggungjawaban' menyorot hisaab yg diakui tradisi (terjemahan lain sendiri: yaumul-hisaab). Catatan lama menyebut dua padanan untuk hari itu, 'pengadilan' dan 'pembalasan'; sebagian penerjemah tidak pernah memakai yang kedua di ayat-ayat ini. Frasa 'yawm al-diin' (akar d-y-n). Konvensi terjemahan ini: diin wajah (a) = pertanggungjawaban (balasan+perhitungan), lih. definisi-jangkar di scripts/ + entri kanonik 1:4.