لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُومٌ

ia mempunyai tujuh pintu; untuk setiap pintu ada bagian tertentu dari mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍlahaa sab'atu abwaabinia mempunyai tujuh pintu
  2. لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُومٌli-kulli baabin minhum juz'un maqsuumununtuk setiap pintu ada bagian tertentu dari mereka

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. لَهَاlahaabaginya
  2. سَبْعَةُsab'atutujuh
  3. أَبْوَابٍabwaabinpintu
  4. لِكُلِّli-kullibagi setiap
  5. بَابٍbaabinpintu
  6. مِنْهُمْminhumdari mereka
  7. جُزْءٌjuz'unbagian
  8. مَقْسُومٌmaqsuumunyang ditentukan

Inti bacaan

Struktur yang terdiferensiasi ('tujuh pintu. bagian tertentu') menunjukkan bahwa bahkan dalam konsekuensi berat, ada sistem kategorisasi yang tertata, bukan perlakuan seragam tanpa nuansa.

Penjelasan pilihan kata

'Bagian tertentu' (juz' maqsuum): menandai pembagian yang sudah ditetapkan, bukan acak; setiap pintu memiliki jatah pengikutnya masing-masing.

Tafsiran

Ayat ini menutup gugusan narasi Iblis dengan rincian yang menegaskan keteraturan bahkan dalam konsekuensi terburuk sekalipun: tujuh pintu dengan pembagian tertentu, bukan kekacauan tanpa struktur, sejalan dengan tema keteraturan yang mewarnai seluruh gugusan ayat 15:16-44 (langit, bumi, hujan, hingga konsekuensi akhir, semuanya terukur dan tertata).

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut tujuh pintu. Ada bilangannya. Yang digambarkan bukan lubang tanpa bentuk, melainkan tempat yang punya susunan.
  • Dia menyebut setiap pintu punya bagian tertentu dari mereka. Sudah terbagi. Yang menunggu bukan tempat yang sama bagi semua.
  • Allah menyampaikannya dalam satu kalimat pendek, tanpa gambaran menakutkan. Keterangan biasa. Ketenangan penyampaiannya justru yang membuatnya mengendap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-b-', b-w-b, k-l-l, j-z-a, q-s-m): sab'atu abwaab diterjemahkan 'tujuh pintu'; juz' maqsuum diterjemahkan 'bagian yang ditetapkan' (akar j-z-' + akar q-s-m). Selaras.