وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الْأَلِيمُ

dan bahwa azab-Ku adalah azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الْأَلِيمُwa-anna 'adzaabii huwa l-'adzaabu l-aliimudan bahwa azab-Ku adalah azab yang pedih

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَأَنَّwa-annadan bahwa
  2. عَذَابِي'adzaabiiazab-Ku
  3. هُوَhuwaia
  4. الْعَذَابُl-'adzaabuazab
  5. الْأَلِيمُl-aliimuyang pedih

Inti bacaan

Peringatan tentang konsekuensi berat tetap disampaikan setelahnya, tidak dihilangkan, kombinasi rahmat dan keseriusan konsekuensi disampaikan bersamaan, bukan salah satu mengaburkan yang lain. Konkretnya: menyampaikan kabar baik dan peringatan serius secara berurutan dan seimbang (bukan hanya salah satu) memberi gambaran yang lengkap dan jujur, pesan yang hanya menekankan belas kasihan tanpa keseriusan konsekuensi, atau sebaliknya, sama-sama tidak lengkap.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menyeimbangkan pengumuman ayat sebelumnya: kabar tentang pengampunan dan kasih diikuti langsung kabar tentang azab, tanpa menyembunyikan salah satu sisi.

Tafsiran

Penyandingan dua pengumuman ini (pengampunan/kasih dan azab yang pedih) menegaskan bahwa keduanya adalah kenyataan yang sama-sama harus dikabarkan, bukan salah satu ditonjolkan sementara yang lain disembunyikan.

Renungan dan Hikmah

  • Perintah eksplisit untuk mengabarkan kedua sisi, pengampunan dan azab, dalam satu tarikan napas menyiratkan bahwa pesan yang hanya menonjolkan kasih tanpa peringatan, atau sebaliknya hanya peringatan tanpa harapan, tidak mencerminkan keseimbangan yang justru diperintahkan di sini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-dz-b, a-l-m): adhaab aliim diterjemahkan 'azab yang pedih'. Selaras.