إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلَامًا قَالَ إِنَّا مِنْكُمْ وَجِلُونَ

ketika mereka masuk kepadanya, lalu mereka mengucapkan, “Salam.” Ia berkata, “Sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلَامًاidz dakhaluu 'alayhi fa-qaaluu salaamanketika mereka masuk kepadanya, lalu mereka mengucapkan, Salam
  2. قَالَ إِنَّا مِنْكُمْ وَجِلُونَqaala innaa minkum wajiluunaia berkata, sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. إِذْidzketika
  2. دَخَلُواdakhaluumereka masuk
  3. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  4. فَقَالُواfa-qaaluulalu mereka berkata
  5. سَلَامًاsalaamankesejahteraan
  6. قَالَqaalaberkata
  7. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  8. مِنْكُمْminkumdari kalian
  9. وَجِلُونَwajiluunaorang-orang yang takut

Inti bacaan

Kejujuran Ibrahim tentang rasa takutnya terhadap tamu tak dikenal, pengakuan terus terang atas kewaspadaan wajar terhadap sesuatu yang belum dikenal, sebuah respons manusiawi yang tidak perlu disembunyikan.

Penjelasan pilihan kata

'Merasa takut' (wajiluun): kata untuk rasa gentar terhadap sesuatu yang belum dikenal atau mencurigakan; kecurigaan Ibrahim terhadap tamu asing ini akan segera terjawab di ayat berikutnya.

Tafsiran

Kegentaran Ibrahim ini biasanya dikaitkan dengan kebiasaan tamunya tidak menyentuh makanan yang dihidangkan (disebutkan lebih rinci di surah lain): kecurigaan yang wajar terhadap tamu tak dikenal, sebelum identitas mereka sebagai malaikat terungkap.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka mengucapkan salam saat masuk. Sapaan mendahului. Yang datang membawa kabar berat memulai dengan kata yang menenangkan.
  • Allah merekam Ibrahim menyatakan takut kepada mereka. Terus terang. Yang menerima tamu asing tak menyembunyikan kekhawatirannya.
  • Allah merekam ia menyatakan takut, dan tidak mengusir mereka. Tetap menjamu. Rasa curiga tak dijadikan alasan menghentikan kewajiban.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-kh-l, q-w-l, s-l-m, w-j-l): dakhaluu diterjemahkan 'masuk' (akar d-kh-l); salaam diterjemahkan 'salam'; wajiluun diterjemahkan 'takut (gentar)' (akar w-j-l). footnote-marker dibuang.