Ayat 15:53
قَالُوا لَا تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ عَلِيمٍ
Mereka berkata, “Janganlah merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki yang berilmu.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا لَا تَوْجَلْqaaluu laa tawjalmereka berkata, janganlah merasa takut
- إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ عَلِيمٍinnaa nubasysyiruka bi-ghulaamin 'aliiminsesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki yang berilmu
Terjemahan per kata (7 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- لَاlaajanganlah
- تَوْجَلْtawjalengkau takut
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- نُبَشِّرُكَnubasysyirukakami memberimu kabar gembira
- بِغُلَامٍbi-ghulaamindengan seorang anak lelaki
- عَلِيمٍ'aliiminyang berilmu
Inti bacaan
Ketakutan Ibrahim segera diikuti penenangan dan kabar baik, respons yang tepat terhadap kecemasan tamu: menenangkan dulu sebelum menyampaikan tujuan sesungguhnya, urutan yang memperhatikan kondisi emosional lawan bicara.
Penjelasan pilihan kata
'Berilmu' (aliim): terjemahan yang sama dipertahankan untuk manusia dan Allah (band. 12:76, 12:83), bukan diterjemahkan 'alim' sebagai loanword.
Tafsiran
Kabar gembira ini langsung menjawab rasa takut Ibrahim di ayat sebelumnya, para tamu segera mengungkap tujuan kedatangan mereka: bukan ancaman, melainkan kabar tentang kelahiran seorang putra.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka menenangkan lebih dahulu, baru menyampaikan kabar. Berurutan. Ketakutannya diurus sebelum isinya disampaikan.
- Yang dikabarkan seorang anak laki-laki yang berilmu. Dua keterangan. Bukan cuma kelahirannya, melainkan bagaimana ia kelak.
- Allah merekam kabar gembira itu datang kepada orang yang sedang ketakutan. Berdempetan. Yang paling menyenangkan sampai lewat pintu yang paling mencemaskan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ghulaamin aliim diterjemahkan 'anak laki-laki yang berilmu' (terjemahan lain di sini justru pakai kata serapan 'alim'; diseragamkan ke konvensi; bandingkan 51:28 'sangat berilmu', terjemahan lain 2 terjemahan utk frasa sama). Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').
Ayat 15:54
قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِي عَلَىٰ أَنْ مَسَّنِيَ الْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُونَ
Dia berkata, “Benarkah kalian memberi kabar gembira kepadaku, padahal usiaku telah lanjut? Maka dengan apa kalian memberi kabar gembira?”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِيqaala abasysyartumuuniidia berkata, benarkah kalian memberi kabar gembira kepadaku
- عَلَىٰ أَنْ مَسَّنِيَ الْكِبَرُ'alaa an massaniya l-kibarupadahal usiaku telah lanjut
- فَبِمَ تُبَشِّرُونَfa-bi-ma tubasysyiruunamaka dengan apa kalian memberi kabar gembira
Terjemahan per kata (8 kata)
- قَالَqaalaberkata
- أَبَشَّرْتُمُونِيabasysyartumuuniiapakah kalian memberiku kabar gembira
- عَلَىٰ'alaaatas
- أَنْanbahwa
- مَسَّنِيَmassaniyamenimpaku
- الْكِبَرُl-kibaruusia tua
- فَبِمَfa-bi-mamaka dengan apa
- تُبَشِّرُونَtubasysyiruunakalian memberi kabar gembira
Inti bacaan
Kejujuran penuh keheranan Ibrahim: 'Benarkah kalian memberi kabar gembira kepadaku, padahal usiaku telah lanjut?', pertanyaan langsung dan tidak dibuat-buat terhadap sesuatu yang tampak mustahil menurut pengalaman biasa.
Penjelasan pilihan kata
'Usiaku telah lanjut' (massaniya l-kibar, harfiah 'usia tua telah menyentuhku'): ungkapan yang menegaskan keheranan wajar Ibrahim, mengingat usianya yang sudah sangat lanjut untuk mendapat keturunan.
Tafsiran
Pertanyaan berulang Ibrahim ('dengan apa kalian memberi kabar gembira') menyiratkan keheranan yang mendalam, bukan ketidakpercayaan terhadap kekuasaan Allah: sebuah reaksi manusiawi yang wajar terhadap kabar yang secara alami tampak mustahil.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Ibrahim bertanya sambil menyebut usianya telah lanjut. Alasannya masuk akal. Keberatan yang berdasar tetap keberatan, dan ia direkam apa adanya.
- Pertanyaan kedua yang Allah rekam: dengan apa kalian memberi kabar gembira. Menanyakan dasarnya. Yang diminta bukan penegasan, melainkan keterangan.
- Kalimat pertamanya berupa penegasan ulang: benarkah kalian. Bukan penolakan. Yang terkejut meminta kabar itu diulang sebelum ia menanggapinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.
Ayat 15:55
قَالُوا بَشَّرْنَاكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُنْ مِنَ الْقَانِطِينَ
Mereka berkata, “Kami memberimu kabar gembira dengan kebenaran, maka janganlah engkau termasuk orang-orang yang berputus asa.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا بَشَّرْنَاكَ بِالْحَقِّqaaluu basysyarnaaka bi-l-haqqimereka berkata, kami memberimu kabar gembira dengan kebenaran
- فَلَا تَكُنْ مِنَ الْقَانِطِينَfa-laa takun mina l-qaanithiinamaka janganlah engkau termasuk orang-orang yang berputus asa
Terjemahan per kata (7 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- بَشَّرْنَاكَbasysyarnaakaKami memberimu kabar gembira
- بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
- فَلَاfa-laamaka janganlah
- تَكُنْtakunadalah
- مِنَminadari
- الْقَانِطِينَl-qaanithiinaorang-orang yang berputus asa
Inti bacaan
Penegasan kembali kebenaran kabar tersebut disertai peringatan eksplisit terhadap keputusasaan, keraguan terhadap kabar baik dikaitkan dengan sikap berputus asa yang perlu dihindari.
Penjelasan pilihan kata
'Dengan kebenaran' (bi-l-haqq): menegaskan bahwa kabar ini bukan dugaan atau harapan kosong, melainkan kepastian; 'berputus asa' (qaanitiin), kata yang akan menjadi kunci jawaban Ibrahim di ayat berikutnya.
Tafsiran
Para tamu menegaskan kepastian kabar mereka sebelum Ibrahim sempat meragukannya lebih jauh: jawaban ini menyiapkan pertanyaan retoris Ibrahim di ayat berikutnya tentang siapa yang sesungguhnya berputus asa dari rahmat Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam para tamu menegaskan kabarnya dengan kebenaran. Bukan sekadar mengulang. Yang diragukan diberi penopang, bukan diucapkan lebih keras.
- Larangan yang menyertainya jangan termasuk orang yang berputus asa. Sesudah kabar gembira. Kabar baik pun datang bersama peringatan.
- Allah menaruh kata berputus asa yang akan dijawab Ibrahim di ayat berikutnya. Kata itu dipungut kembali. Jawabannya memakai kata yang baru saja dipakai kepadanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, b-sh-r, h-q-q, k-w-n, q-n-t): bashsharnaaka diterjemahkan 'memberimu kabar gembira' (akar b-sh-r); bi-l-haqq diterjemahkan 'dengan benar' (akar h-q-q); qaanitiin diterjemahkan 'orang-orang yang berputus asa' (akar q-n-t). Selaras.