قَالُوا لَا تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ عَلِيمٍ

Mereka berkata, “Janganlah merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki yang berilmu.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالُوا لَا تَوْجَلْqaaluu laa tawjalmereka berkata, janganlah merasa takut
  2. إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ عَلِيمٍinnaa nubasysyiruka bi-ghulaamin 'aliiminsesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki yang berilmu

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. لَاlaajanganlah
  3. تَوْجَلْtawjalengkau takut
  4. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  5. نُبَشِّرُكَnubasysyirukakami memberimu kabar gembira
  6. بِغُلَامٍbi-ghulaamindengan seorang anak lelaki
  7. عَلِيمٍ'aliiminyang berilmu

Inti bacaan

Ketakutan Ibrahim segera diikuti penenangan dan kabar baik, respons yang tepat terhadap kecemasan tamu: menenangkan dulu sebelum menyampaikan tujuan sesungguhnya, urutan yang memperhatikan kondisi emosional lawan bicara.

Penjelasan pilihan kata

'Berilmu' (aliim): terjemahan yang sama dipertahankan untuk manusia dan Allah (band. 12:76, 12:83), bukan diterjemahkan 'alim' sebagai loanword.

Tafsiran

Kabar gembira ini langsung menjawab rasa takut Ibrahim di ayat sebelumnya, para tamu segera mengungkap tujuan kedatangan mereka: bukan ancaman, melainkan kabar tentang kelahiran seorang putra.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka menenangkan lebih dahulu, baru menyampaikan kabar. Berurutan. Ketakutannya diurus sebelum isinya disampaikan.
  • Yang dikabarkan seorang anak laki-laki yang berilmu. Dua keterangan. Bukan cuma kelahirannya, melainkan bagaimana ia kelak.
  • Allah merekam kabar gembira itu datang kepada orang yang sedang ketakutan. Berdempetan. Yang paling menyenangkan sampai lewat pintu yang paling mencemaskan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ghulaamin aliim diterjemahkan 'anak laki-laki yang berilmu' (terjemahan lain di sini justru pakai kata serapan 'alim'; diseragamkan ke konvensi; bandingkan 51:28 'sangat berilmu', terjemahan lain 2 terjemahan utk frasa sama). Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').