إِلَّا امْرَأَتَهُ قَدَّرْنَا ۙ إِنَّهَا لَمِنَ الْغَابِرِينَ
kecuali istrinya. Kami telah menentukan bahwa sesungguhnya dia termasuk yang tertinggal.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِلَّا امْرَأَتَهُillaa mra'atahukecuali istrinya
- قَدَّرْنَاqaddarnaaKami telah menentukan
- إِنَّهَا لَمِنَ الْغَابِرِينَinnahaa la-mina l-ghaabiriinabahwa sesungguhnya dia termasuk yang tertinggal
Terjemahan per kata (6 kata)
- إِلَّاillaakecuali
- امْرَأَتَهُmra'atahuistrinya
- قَدَّرْنَاqaddarnaaKami menetapkan
- إِنَّهَاinnahaasesungguhnya ia
- لَمِنَla-minasungguh termasuk
- الْغَابِرِينَl-ghaabiriinaorang-orang yang tertinggal
Inti bacaan
Detail penting: bahkan di dalam pengecualian keselamatan keluarga Lut, istrinya sendiri dikecualikan, penegasan lagi bahwa kedekatan hubungan keluarga tidak menjamin nasib yang sama secara otomatis bagi setiap anggotanya.
Penjelasan pilihan kata
'Menentukan' (qaddarnaa), akar yang sama dengan 'ukuran' di 15:21 dan 'ketentuan' di 13:8/13:17, di sini facet verba: penetapan nasib tertentu. 'Yang tertinggal' (ghaabiriin), bukan sekadar 'tertinggal secara fisik' tetapi tertinggal bersama yang binasa, tidak ikut diselamatkan.
Tafsiran
Pengecualian istri Lut dari keselamatan keluarganya adalah detail penting yang akan berulang di kisah kehancuran itu sendiri (15:65-66): nasibnya sudah ditetapkan terpisah dari status keluarganya, menyiratkan bahwa keselamatan bergantung pada pilihan pribadi, bukan afiliasi keluarga semata.
Renungan dan Hikmah
- Nasib istri Lut yang terpisah dari keluarganya menegaskan bahwa keselamatan tidak diwariskan melalui hubungan keluarga atau kedekatan dengan orang saleh, sebuah koreksi terhadap anggapan bahwa kedekatan dengan figur beriman secara otomatis menjamin keselamatan seseorang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.; qadara alaa=kuasa; qaddara=menentukan ukuran.