وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَ
Dan Kami putuskan kepadanya perkara itu, bahwa akar mereka akan ditumpas habis pada waktu subuh.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَwa-qadhaynaa ilayhi dzaalika l-amradan Kami putuskan kepadanya perkara itu
- أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَanna daabira haa'ulaa'i maqthuu'un mushbihiinabahwa akar mereka akan ditumpas habis pada waktu subuh
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَقَضَيْنَاwa-qadhaynaadan Kami menetapkan
- إِلَيْهِilayhikepadanya
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- الْأَمْرَl-amraurusan
- أَنَّannabahwa
- دَابِرَdaabirapangkal
- هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
- مَقْطُوعٌmaqthuu'unyang terputus
- مُصْبِحِينَmushbihiinadi waktu pagi
Inti bacaan
Keputusan final disampaikan dengan kejelasan waktu yang presisi ('pada waktu subuh'), kepastian tentang kapan konsekuensi akan terjadi, bukan ancaman yang samar tanpa batas waktu jelas.
Penjelasan pilihan kata
'Akar mereka' (daabir): merujuk pada keberlangsungan/keturunan kaum itu, bukan sekadar individu yang ada saat itu; 'ditumpas habis' menegaskan pemusnahan total, tidak menyisakan kelanjutan.
Tafsiran
Ayat ini mengungkap kepada pembaca (meski belum tentu kepada Lut sendiri) kepastian waktu kehancuran (subuh hari itu juga), sebuah kepastian yang berjalan paralel dengan perintah evakuasi malam yang baru saja diberikan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut waktunya subuh. Ditentukan. Yang akan datang diberi jam, bukan dibiarkan mengambang.
- Yang ditumpas disebut akar mereka. Bukan orangnya. Yang dihabisi kelanjutannya, bukan cuma yang hidup saat itu.
- Allah memberitahukannya kepada Lut sebelum terjadi. Bersamaan dengan perintah pergi. Yang diminta berangkat tahu berapa lama waktunya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-d-y, a-m-r, d-b-r, q-t-', s-b-h): qadaynaa diterjemahkan 'Kami putuskan/tetapkan' (akar q-d-y); daabir maqtuu' diterjemahkan 'akar (keturunan) ditumpas' (akar d-b-r + akar q-t-'); musbihiin diterjemahkan 'pada waktu subuh' (akar s-b-h). gloss '(Lut)' dibuang.