وَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ

dan bertakwalah kepada Allah, dan janganlah kalian menghinakanku.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِwa-ttaquu llaaha wa-laa tukhzuunidan bertakwalah kepada Allah, dan janganlah kalian menghinakanku

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. وَاتَّقُواwa-ttaquudan jagalah diri dari
  2. اللَّهَllaahaAllah
  3. وَلَاwa-laadan janganlah
  4. تُخْزُونِtukhzuunikalian menghinakanku

Inti bacaan

Permohonan Lut memperluas argumennya melampaui kepentingan pribadinya sendiri, mengaitkan permintaannya dengan kesadaran akan Allah, bukan sekadar kepentingan personal semata.

Penjelasan pilihan kata

'Menghinakan' (tukhzuun), kata yang berbeda dari 'mempermalukan' (tafdahuun) di ayat sebelumnya, sebuah penekanan ganda dari dua sudut berbeda: rasa malu di hadapan tamu, dan kehinaan yang lebih dalam.

Tafsiran

Permohonan kedua Lut ini menambahkan dimensi religius (bertakwalah kepada Allah) pada permohonan pertamanya yang lebih personal (jangan permalukan aku): dua alasan berbeda untuk permintaan yang sama.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Lut menambahkan bertakwalah kepada Allah. Sesudah permintaan pribadinya. Alasannya diperluas melampaui dirinya.
  • Kata yang dipakai menghinakan, berbeda dari mempermalukan di ayat sebelumnya. Dua kata yang berlainan. Permintaan yang sama diucapkan dua kali dengan bobot yang naik.
  • Allah merekam ia tetap memakai kata aku. Kehormatannya sendiri. Yang mempertaruhkan diri tak menyembunyikan bahwa ia juga terancam.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-q-y, a-l-h, kh-z-y): ittaquu diterjemahkan 'bertakwalah' (akar w-q-y); tukhzuun diterjemahkan 'menghinakanku' (akar kh-z-y). Selaras.