فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ

Maka Kami balikkan bagian atasnya menjadi bagian bawahnya, dan Kami menghujani mereka dengan tanah yang membatu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَاfa-ja'alnaa 'aaliyahaa saafilahaamaka Kami balikkan bagian atasnya menjadi bagian bawahnya
  2. وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍwa-amtharnaa 'alayhim hijaaratan min sijjiilindan Kami menghujani mereka dengan tanah yang membatu

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. فَجَعَلْنَاfa-ja'alnaamaka Kami menjadikan
  2. عَالِيَهَا'aaliyahaabagian atasnya
  3. سَافِلَهَاsaafilahaabagian bawahnya
  4. وَأَمْطَرْنَاwa-amtharnaadan Kami menghujani
  5. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  6. حِجَارَةًhijaaratanbatu
  7. مِنْmindari
  8. سِجِّيلٍsijjiilintanah keras

Inti bacaan

Pembalikan total dan hujan batu menimpa mereka, konsekuensi dramatis yang sepadan dengan skala pelanggaran yang sudah lama dibiarkan berlanjut tanpa koreksi.

Penjelasan pilihan kata

'Kami balikkan bagian atasnya menjadi bagian bawahnya' (ja'alnaa aaliyahaa saafilahaa): gambaran pembalikan total kota itu, harfiah terbalik dari posisi aslinya; 'tanah yang membatu' (hijaarah min sijjiil), jenis hukuman spesifik yang berbeda dari suara menggelegar di ayat sebelumnya, dua bentuk kehancuran yang datang bersamaan.

Tafsiran

Dua bentuk kehancuran disebut berurutan di sini (pembalikan kota dan hujan batu), sebuah gambaran kehancuran total yang tidak menyisakan kemungkinan bertahan, konsisten dengan ketetapan 'ditumpas habis' di 15:66.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia membalikkan bagian atas negeri itu menjadi bagian bawahnya. Bukan meruntuhkan. Yang dikerjakan pembalikan, dan gambaran itu sepadan dengan apa yang mereka balik.
  • Allah menyebut Dia menghujani mereka dengan tanah yang membatu. Dari atas, sesudah dibalik. Dua hukuman berurutan, dan keduanya memakai arah yang berlawanan.
  • Allah merekam peristiwa itu tanpa satu kata tentang suara atau ketakutan mereka. Hanya apa yang dikerjakan. Kependekan itu meninggalkan sisanya pada bayangan pembacanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.