فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُصْبِحِينَ
Kemudian suara yang menggelegar menimpa mereka pada waktu subuh,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُصْبِحِينَfa-akhadzat-humu sh-shayhatu mushbihiinakemudian suara yang menggelegar menimpa mereka pada waktu subuh
Terjemahan per kata (3 kata)
- فَأَخَذَتْهُمُfa-akhadzat-humumaka menimpa mereka
- الصَّيْحَةُsh-shayhatusuara keras
- مُصْبِحِينَmushbihiinadi waktu pagi
Inti bacaan
Konsekuensi datang tepat pada waktu subuh, konsistensi dengan pola pemberitahuan waktu yang presisi di berbagai kisah kehancuran lainnya.
Penjelasan pilihan kata
Frasa yang hampir identik dengan 15:73 (kehancuran kaum Lut): 'suara yang menggelegar' dan 'waktu subuh' berulang persis, menegaskan pola kehancuran yang sama menimpa kaum yang berbeda.
Tafsiran
Pengulangan frasa yang hampir kata demi kata dari kisah kaum Lut ini bukan kebetulan: ia menegaskan bahwa konsekuensi penolakan terhadap rasul mengikuti pola yang konsisten, tidak bergantung pada kaum atau zaman tertentu.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai kalimat yang hampir sama dengan kehancuran kaum sebelumnya. Berulang. Yang sama disebut dengan kata yang sama, dan itu bagian dari keterangannya.
- Waktunya disebut subuh. Sama seperti sebelumnya. Yang berbeda kaumnya, yang sama jamnya.
- Allah memperlihatkan polanya lewat pengulangan, bukan lewat keterangan. Dua kaum. Kesamaannya dibiarkan pembaca yang menyimpulkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, s-y-h, s-b-h): sayhah diterjemahkan 'suara yang menggelegar' (akar s-y-h); musbihiin diterjemahkan 'pada waktu subuh' (akar s-b-h). footnote-marker dibuang.