فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

sehingga tidak mencukupkan mereka apa yang telah mereka usahakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْfa-maa aghnaa 'anhumsehingga tidak mencukupkan mereka
  2. مَا كَانُوا يَكْسِبُونَmaa kaanuu yaksibuunaapa yang telah mereka usahakan

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. فَمَاfa-maamaka tidak
  2. أَغْنَىٰaghnaamencukupkan
  3. عَنْهُمْ'anhumdari mereka
  4. مَاmaaapa yang
  5. كَانُواkaanuumereka selalu
  6. يَكْسِبُونَyaksibuunamereka usahakan

Inti bacaan

Prestasi teknis mereka (rumah yang dipahat dari gunung) 'tidak mencukupkan mereka' pada akhirnya, pencapaian material yang mengesankan tidak memberi perlindungan sejati terhadap konsekuensi dari pelanggaran mendasar.

Penjelasan pilihan kata

'Tidak mencukupkan' (maa aghnaa), akar yang menandai ketiadaan kebutuhan/kecukupan, di sini dalam bentuk negatif idiomatik: apa yang mereka usahakan sama sekali tidak berguna melindungi mereka.

Tafsiran

Ayat ini menutup kisah kaum Hijr dengan penilaian akhir: segala usaha dan hasil kerja mereka (termasuk rumah-rumah kokoh yang mereka pahat) tidak berdaya menghadapi konsekuensi yang datang, menegaskan kembali kesia-siaan rasa aman palsu yang disebut di 15:82.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut apa yang mereka usahakan tidak mencukupkan mereka. Usahanya ada. Yang gagal bukan kerjanya, melainkan bahwa ia tak menolong pada saat diperlukan.
  • Yang mereka usahakan rumah-rumah yang dipahat di gunung, disebut di ayat sebelumnya. Paling kukuh yang bisa dibuat manusia. Yang paling tahan pun masuk dalam kalimat ini.
  • Allah menutup kisah mereka dengan satu baris. Tanpa uraian kehancuran. Yang perlu diketahui bukan bagaimana mereka binasa, melainkan bahwa persiapannya tak berguna.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').