وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ وَإِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ ۖ فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ

Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya, melainkan dengan kebenaran; dan sesungguhnya Saat itu pasti datang, maka maafkanlah dengan pemaafan yang baik.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَاwa-maa khalaqnaa s-samaawaati wa-l-ardha wa-maa baynahumaadan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya
  2. إِلَّا بِالْحَقِّillaa bi-l-haqqimelainkan dengan kebenaran
  3. وَإِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌwa-inna s-saa'ata la-aatiyatundan sesungguhnya Saat itu pasti datang
  4. فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَfa-shfahi sh-shafha l-jamiilamaka maafkanlah dengan pemaafan yang baik

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. خَلَقْنَاkhalaqnaaKami ciptakan
  3. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  4. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  5. وَمَاwa-maadan apa yang
  6. بَيْنَهُمَاbaynahumaaantara keduanya
  7. إِلَّاillaakecuali
  8. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  9. وَإِنَّwa-innadan sungguh
  10. السَّاعَةَs-saa'atahari Kiamat
  11. لَآتِيَةٌla-aatiyatunbenar-benar akan datang
  12. فَاصْفَحِfa-shfahimaka maafkanlah
  13. الصَّفْحَsh-shafhapemaafan
  14. الْجَمِيلَl-jamiilayang baik

Inti bacaan

Pivot penting: penciptaan bertujuan dan kepastian pertanggungjawaban akhir justru mengarah pada instruksi 'maafkanlah dengan pemaafan yang baik', kepastian keadilan akhir membebaskan dari kebutuhan menuntaskan setiap perselisihan sekarang. Konkretnya: keyakinan bahwa keadilan pada akhirnya akan ditegakkan (bukan tergantung usaha sendiri menuntaskan semua kesalahan sekarang) justru membebaskan seseorang untuk merespons provokasi dengan pemaafan yang murah hati, tidak perlu membalas setiap kesalahan sekarang karena ada jaminan bahwa keadilan akan tertegakkan pada waktunya.

Penjelasan pilihan kata

'Menciptakan' (khalaqnaa): akar yang sama dengan seluruh penyebutan penciptaan sepanjang gugusan ayat 15:26-28; 'dengan kebenaran' (bi-l-haqq), menegaskan bahwa penciptaan alam semesta memiliki tujuan/dasar, bukan kesia-siaan; 'Saat' (as-saa'ah) merujuk pada waktu kebangkitan/akhir zaman.

Tafsiran

Ayat ini bergeser dari kisah-kisah kehancuran kaum terdahulu menuju perintah langsung: karena penciptaan punya tujuan dan Saat itu pasti datang (di mana semua akan dipertanggungjawabkan, band. 15:92-93), maka respons yang tepat terhadap penolakan orang lain saat ini adalah pemaafan yang baik, bukan pembalasan segera: kepastian pertanggungjawaban di masa depan membebaskan dari kebutuhan membalas saat ini.

Renungan dan Hikmah

  • Perintah 'pemaafan yang baik' di sini muncul tepat setelah rangkaian kisah kehancuran kaum-kaum yang menolak rasul, urutan ini menyiratkan bahwa mengetahui konsekuensi pasti bagi penolakan (yang akan ditangani pada Saatnya) justru membebaskan dari dorongan membalas secara pribadi saat ini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar kh-l-q, s-m-w, a-r-d, b-y-n, h-q-q, s-w-', a-t-y, s-f-h, j-m-l): khalaqnaa…bi-l-haqq diterjemahkan 'menciptakan dengan kebenaran/hak' (akar kh-l-q + akar h-q-q); as-saa'ah diterjemahkan 'Saat (Kiamat)'; isfahi s-safha l-jamiil diterjemahkan 'maafkanlah dengan pemaafan yang baik' (akar s-f-h). gloss '(mereka)' dibuang.