الَّذِينَ جَعَلُوا الْقُرْآنَ عِضِينَ

yaitu orang-orang yang menjadikan bacaan itu terpecah-pecah.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. الَّذِينَ جَعَلُوا الْقُرْآنَ عِضِينَalladziina ja'aluu l-qur'aana 'idhiinayaitu orang-orang yang menjadikan bacaan itu terpecah-pecah

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
  2. جَعَلُواja'aluumereka menjadikan
  3. الْقُرْآنَl-qur'aanaAl-Qur'an
  4. عِضِينَ'idhiinaterpecah-pecah

Inti bacaan

Kritik terhadap perlakuan selektif terhadap wahyu ('menjadikan al-Qur'an terpecah-pecah'), menerima sebagian dan menolak sebagian lainnya sesuai kenyamanan, bukan menerima kesatuan pesan secara utuh. Konkretnya: memperlakukan sebuah teks atau pedoman penting secara selektif (mengambil bagian yang nyaman, mengabaikan yang menantang) alih-alih menerima kesatuannya secara utuh adalah pendekatan yang mendistorsi maknanya, konsistensi menerima keseluruhan pesan (bukan memilah sesuai selera) menjaga integritas pemahaman yang genuine.

Penjelasan pilihan kata

'Terpecah-pecah' (idiin): kata yang menandai sikap menerima sebagian dan menolak sebagian lainnya dari satu kesatuan wahyu, bukan sekadar 'membagi-bagi' secara netral, sebuah sikap selektif yang jadi identitas 'orang-orang yang memilah-milah' di ayat sebelumnya.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi jeda 15:90 dengan mengungkap identitas kelompok yang dimaksud: mereka yang memperlakukan bacaan wahyu secara selektif, menerima bagian yang cocok dan menolak bagian yang tidak, sebuah sikap yang berbeda dari penolakan total maupun penerimaan total.

Renungan dan Hikmah

  • Sikap 'memilah-milah', menerima sebagian wahyu yang cocok dan menolak bagian yang tidak, dikritik di sini sebagai bentuk tersendiri dari penyimpangan, berbeda dari penolakan terang-terangan. Pola ini relevan bagi siapa pun yang memperlakukan sebuah kesatuan ajaran secara selektif sesuai selera, bukan menerimanya secara utuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, q-r-a, '-d-w): ja'aluu l-qur'aan idiin diterjemahkan 'menjadikan al-Qur'an terpecah-pecah (berkeping-keping)', akar '-d-w (menerima sebagian, menolak sebagian; bdk 'beriman kpd sebagian' 4:150). footnote-marker dibuang.