يُنَزِّلُ الْمَلَائِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ أَنْ أَنْذِرُوا أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاتَّقُونِ
Dia menurunkan para malaikat membawa wahyu atas perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, “Peringatkanlah bahwa tidak ada tuhan kecuali Aku, maka bertakwalah kepada-Ku.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- يُنَزِّلُ الْمَلَائِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِyunazzilu l-malaa'ikata bi-r-ruuhi min amrihiDia menurunkan para malaikat membawa wahyu atas perintah-Nya
- عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ'alaa man yasyaa'u min 'ibaadihikepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya
- أَنْ أَنْذِرُواan andziruuperingatkanlah
- أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاتَّقُونِannahu laa ilaaha illaa anaa fa-ttaquunibahwa tidak ada tuhan kecuali Aku, maka bertakwalah kepada-Ku
Terjemahan per kata (18 kata)
- يُنَزِّلُyunazzilumenurunkan
- الْمَلَائِكَةَl-malaa'ikatapara malaikat
- بِالرُّوحِbi-r-ruuhidengan Ruh
- مِنْmindari
- أَمْرِهِamrihiurusan-Nya
- عَلَىٰ'alaaatas
- مَنْmanorang yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- مِنْmindari
- عِبَادِهِ'ibaadihihamba-hamba-Nya
- أَنْanbahwa
- أَنْذِرُواandziruuberilah peringatan kalian
- أَنَّهُannahubahwa ia
- لَاlaatidak
- إِلَٰهَilaahatuhan
- إِلَّاillaakecuali
- أَنَاanaaAku
- فَاتَّقُونِfa-ttaquunimaka bertakwalah kepada-Ku
Inti bacaan
Pesan inti yang diturunkan dijelaskan dalam kesederhanaannya: 'tidak ada tuhan kecuali Aku, maka bertakwalah kepada-Ku', inti dari seluruh wahyu dirangkum dalam satu prinsip yang jelas dan sederhana, bukan rumit atau membingungkan.
Penjelasan pilihan kata
'Wahyu' (ar-ruuh), akar yang sama dengan 'roh' yang ditiupkan kepada Adam (15:29), di sini dipakai dalam facet berbeda: sesuatu yang diturunkan sebagai pesan/wahyu, bukan sesuatu yang ditiupkan sebagai ruh kehidupan, dua facet berbeda dari akar yang sama, dibedakan sesuai konteks.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan mekanisme di balik peringatan yang disampaikan sepanjang Al-Qur'an, para malaikat menurunkannya kepada hamba-hamba pilihan Allah, dengan inti pesan yang sama dan konsisten: penegasan keesaan Allah dan seruan bertakwa.
Renungan dan Hikmah
- Allah menurunkan para malaikat membawa wahyu atas perintah-Nya. Perantaranya disebut, dan asal perintahnya disebut. Yang sampai kepada manusia melewati jalan, dan jalannya pun ditetapkan.
- Penerimanya Dia sebut siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya. Kata hamba tetap dipakai. Yang dipilih tidak berpindah golongan; ia tetap berada di antara yang lain.
- Seluruh isi peringatan itu Allah ringkas menjadi satu kalimat: tidak ada tuhan kecuali Aku, maka bertakwalah kepada-Ku. Sependek itu. Yang dibawa turun oleh malaikat ternyata bisa diucapkan dalam satu tarikan napas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-z-l, m-l-k, r-w-h, a-m-r, sh-y-a, '-b-d, n-dz-r, a-l-h, w-q-y): yunazzilu l-malaa'ikah bi-r-ruuh diterjemahkan 'menurunkan malaikat membawa ar-ruuh (wahyu/roh)' (akar n-z-l + akar r-w-h); min amrih diterjemahkan 'atas perintah-Nya' (akar '-m-r); laa ilaah illaa anaa diterjemahkan 'tidak ada tuhan kecuali Aku' (ilaah dijaga harfiah). gloss '(dengan berfirman)/(hamba-hamba-Ku)' dibuang.