خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۚ تَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Dia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. Tinggi jauh Dia dari apa yang mereka persekutukan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّkhalaqa s-samaawaati wa-l-ardha bi-l-haqqiDia menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran
  2. تَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَta'aalaa 'ammaa yusyrikuunatinggi jauh dari apa yang mereka persekutukan

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  2. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  3. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  4. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  5. تَعَالَىٰta'aalaaTinggi jauh Dia
  6. عَمَّا'ammaadari apa yang
  7. يُشْرِكُونَyusyrikuunamenyekutukan

Inti bacaan

Penciptaan langit dan bumi 'dengan hak (tujuan yang benar)' ditegaskan kembali sebagai fondasi argumen menentang penyekutuan, keteraturan dan tujuan dalam penciptaan menjadi dasar bagi kesimpulan tentang keesaan yang mengaturnya.

Penjelasan pilihan kata

'Dengan kebenaran' (bi-l-haqq): frasa yang sama dengan 15:85, menegaskan tujuan di balik penciptaan. 'Tinggi jauh' (ta'aalaa): terjemahan yang sama dengan 16:1, dipertahankan konsisten.

Tafsiran

Ayat ini mengulang kembali tema penciptaan bertujuan yang baru saja ditutup di akhir Al-Hijr (15:85), kini menjadi pembuka argumen kosmologis baru di surah ini.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut penciptaan itu dengan kebenaran. Bukan sekadar terjadi. Yang dibuat punya maksud, dan maksud itu jadi dasar hujahnya.
  • Kalimat keduanya berpindah dari penciptaan ke penyucian. Tinggi jauh Dia. Yang membuat dan yang dipersekutukan diletakkan pada jarak yang tak terjangkau.
  • Allah membuka surah ini dengan tema yang menutup surah sebelumnya. Bersambung. Yang sudah disebut dipakai lagi sebagai pijakan yang baru.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.