وَعَلَى اللَّهِ قَصْدُ السَّبِيلِ وَمِنْهَا جَائِرٌ ۚ وَلَوْ شَاءَ لَهَدَاكُمْ أَجْمَعِينَ

Dan atas Allah arah jalan yang lurus, dan di antaranya ada yang menyimpang. Dan sekiranya Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kepada kalian semua.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَعَلَى اللَّهِ قَصْدُ السَّبِيلِwa-alaa llaahi qasdu s-sabiilidan atas Allah arah jalan yang lurus
  2. وَمِنْهَا جَائِرٌwa-minhaa jaa'irundan di antaranya ada yang menyimpang
  3. وَلَوْ شَاءَ لَهَدَاكُمْ أَجْمَعِينَwa-law shaa'a la-hadaakum ajma'iinadan sekiranya Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kepada kalian semua
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-l-h, q-s-d, s-b-l, j-w-r, sh-y-a, h-d-y, j-m-'): qasdu s-sabiil diterjemahkan 'jalan yang lurus (tujuan jalan)' (akar q-s-d); jaa'ir diterjemahkan 'menyimpang' (akar j-w-r); hadaakum diterjemahkan 'memberi petunjuk kalian' (akar h-d-y HDY). gloss '(jalan)/(ke jalan yang benar)' dibuang.

Aplikasi

Arah jalan yang benar menjadi tanggung jawab yang ditunjukkan Allah, namun tetap ada jalan yang menyimpang, 'sekiranya Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kepada kalian semua' menegaskan bahwa petunjuk diberikan tanpa memaksa, menghormati pilihan bebas. Konkretnya: kebebasan memilih arah hidup adalah bagian mendasar dari cara petunjuk bekerja, bukan pemaksaan seragam, menghormati kebebasan memilih pada orang lain (bukan memaksakan keyakinan) adalah sikap yang konsisten dengan pola ini.