Ayat 16:11
يُنْبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُونَ وَالنَّخِيلَ وَالْأَعْنَابَ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Dengan itu Dia menumbuhkan bagi kalian tanaman, zaitun, kurma, dan anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berpikir.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يُنْبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُونَ وَالنَّخِيلَ وَالْأَعْنَابَyunbitu lakum bihi z-zar'a wa-z-zaytuuna wa-n-nakhiila wa-l-a'naabadengan itu Dia menumbuhkan bagi kalian tanaman, zaitun, kurma, dan anggur
- وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِwa-min kulli ts-tsamaraatidan segala macam buah-buahan
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَinna fii dzaalika la-aayatan li-qawmin yatafakkaruunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berpikir
Terjemahan per kata (16 kata)
- يُنْبِتُyunbitumenumbuhkan
- لَكُمْlakumbagi kalian
- بِهِbihidengannya
- الزَّرْعَz-zar'atanaman
- وَالزَّيْتُونَwa-z-zaytuunadan zaitun
- وَالنَّخِيلَwa-n-nakhiiladan pohon kurma
- وَالْأَعْنَابَwa-l-a'naabadan anggur
- وَمِنْwa-mindan dari
- كُلِّkullisegala
- الثَّمَرَاتِts-tsamaraatibuah-buahan
- إِنَّinnasesungguhnya
- فِيfiipada
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- لَآيَةًla-aayatanbenar-benar tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يَتَفَكَّرُونَyatafakkaruunamereka merenungkan
Inti bacaan
Berbagai tanaman dan buah-buahan disebut sebagai 'tanda bagi orang yang berpikir (yatafakkaruun)', tanda-tanda alam membutuhkan aktivitas berpikir aktif untuk benar-benar dipahami maknanya, tidak otomatis tertangkap tanpa perenungan.
Penjelasan pilihan kata
'Tanda' (aayah): terjemahan tetap tanpa pengecualian, konsisten di seluruh terjemahan ini. 'Yang berpikir' (yatafakkaruun): akar berbeda dari 'mengambil pelajaran' (tadzakkaruun, 16:13) dan 'mengerti' (ya'qiluun, 16:12), tiga kata berbeda untuk tiga akar berbeda yang sama-sama menandai respons kognitif terhadap tanda-tanda, dijaga terpisah.
Tafsiran
Tanda ciptaan berikutnya adalah pertumbuhan tanaman dari air yang sama yang baru disebut: ayat ini menegaskan bahwa pengenalan tanda-tanda ini membutuhkan proses berpikir aktif, bukan sekadar melihat sepintas.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut zaitun, kurma, dan anggur satu per satu, lalu menutup dengan segala macam buah-buahan. Tiga dinamai, sisanya diborong. Yang dinamai biasanya yang paling dikenal pembacanya, dan dari yang dikenal itulah perhatian dibuka.
- Kalimatnya dibuka dengan menyambung air yang disebut sebelumnya. Satu bahan, banyak hasil. Yang menakjubkan bukan tumbuhnya, melainkan bahwa yang berbeda-beda itu keluar dari sumber yang sama persis.
- Penutupnya menyebut tanda itu bagi kaum yang berpikir. Buahnya dimakan semua orang; tandanya tidak. Allah membedakan antara menikmati sesuatu dan membaca dari mana ia datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.
Ayat 16:12
وَسَخَّرَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ وَالنُّجُومُ مُسَخَّرَاتٌ بِأَمْرِهِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Dan Dia menundukkan bagi kalian malam dan siang, matahari dan bulan, dan bintang-bintang ditundukkan dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَسَخَّرَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَwa-sakhkhara lakumu l-layla wa-n-nahaara wa-sy-syamsa wa-l-qamaraDia menundukkan bagi kalian malam dan siang, matahari dan bulan
- وَالنُّجُومُ مُسَخَّرَاتٌ بِأَمْرِهِwa-n-nujuumu musakhkharaatun bi-amrihidan bintang-bintang ditundukkan dengan perintah-Nya
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَinna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin ya'qiluunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti
Terjemahan per kata (15 kata)
- وَسَخَّرَwa-sakhkharadan Dia menundukkan
- لَكُمُlakumubagi kalian
- اللَّيْلَl-laylamalam
- وَالنَّهَارَwa-n-nahaaradan siang
- وَالشَّمْسَwa-sy-syamsadan matahari
- وَالْقَمَرَwa-l-qamaradan bulan
- وَالنُّجُومُwa-n-nujuumudan bintang-bintang
- مُسَخَّرَاتٌmusakhkharaatunyang ditundukkan
- بِأَمْرِهِbi-amrihidengan keputusan-Nya
- إِنَّinnasesungguhnya
- فِيfiidi
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يَعْقِلُونَya'qiluunayang mengerti
Inti bacaan
Penundukan malam-siang, matahari-bulan, bintang-bintang disebut 'tanda bagi orang yang mengerti (menggunakan akal)', kata kerja kognitif yang berbeda dari ayat sebelumnya (berpikir vs. menggunakan akal) menunjukkan cara memahami fenomena yang sama bisa melalui jalur pemikiran yang berbeda-beda.
Penjelasan pilihan kata
'Menundukkan' (sakhkhara): kata yang menegaskan benda-benda langit berada di bawah pengaturan/kendali, bukan berjalan sendiri secara acak; 'mengerti' (ya'qiluun), akar yang berbeda dari 'berpikir' (yatafakkaruun) di ayat sebelumnya, menandai pemahaman rasional yang lebih mendalam.
Tafsiran
Ayat ini beralih dari tanda-tanda di bumi (tanaman) ke tanda-tanda di langit (siang-malam, matahari-bulan-bintang): dua ranah berbeda yang sama-sama menuntut respons kognitif, kini dengan istilah yang lebih kuat ('mengerti' dibanding 'berpikir').
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua pasang lebih dahulu, lalu satu yang berdiri sendiri di ujung daftar. Yang terakhir itu diberi keterangan tambahan, ditundukkan dengan perintah-Nya, seolah perlu ditegaskan sekali lagi meski sudah jelas dari yang sebelumnya.
- Keterangan yang dilekatkan bagi kalian. Benda sebesar itu disebut berada di bawah pengaturan, demi manusia. Bukan manusia yang menaklukkannya; susunannya sudah berjalan jauh sebelum ada seorang pun yang menyaksikan.
- Penutupnya memakai kata yang berbeda dari ayat sebelumnya, dan dengan itu Allah menaikkan ukurannya. Tanda yang lebih besar rupanya menuntut cara membaca yang lebih dalam, bukan sekadar perhatian yang lebih lama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.
Ayat 16:13
وَمَا ذَرَأَ لَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ
Dan apa yang Dia ciptakan untuk kalian di bumi dengan berbagai jenis dan warnanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang mengambil pelajaran.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمَا ذَرَأَ لَكُمْ فِي الْأَرْضِwa-maa dzara'a lakum fii l-ardhidan apa yang Dia ciptakan untuk kalian di bumi
- مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهُmukhtalifan alwaanuhudengan berbagai jenis dan warnanya
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَinna fii dzaalika la-aayatan li-qawmin yadzdzakkaruunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang mengambil pelajaran
Terjemahan per kata (13 kata)
- وَمَاwa-maadan apa yang
- ذَرَأَdzara'amenciptakan
- لَكُمْlakumbagi kalian
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- مُخْتَلِفًاmukhtalifanyang berbeda
- أَلْوَانُهُalwaanuhuwarnanya
- إِنَّinnasesungguhnya
- فِيfiipada
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- لَآيَةًla-aayatanbenar-benar tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يَذَّكَّرُونَyadzdzakkaruunamereka mengambil pelajaran
Inti bacaan
Keberagaman warna ciptaan di bumi disebut 'tanda bagi kaum yang mengambil pelajaran (dzikr/mengingat)', pola tiga ayat berturut-turut (berpikir, mengerti, mengambil pelajaran) memakai tiga kata kerja kognitif berbeda untuk jenis tanda yang serupa. Konkretnya: memaknai fenomena alam secara mendalam membutuhkan lebih dari satu cara berpikir, merenung, menalar, dan mengingat/merefleksikan, melatih ketiga cara ini secara bergantian memberi pemahaman yang lebih utuh daripada mengandalkan satu pendekatan saja.
Penjelasan pilihan kata
'Menciptakan' di sini memakai akar berbeda (dzara'a, bukan khalaqa): kata yang lebih spesifik menandai penyebaran/pembiakan makhluk hidup dalam jumlah dan variasi banyak, berbeda nuansa dari akar penciptaan umum yang dipakai di ayat-ayat lain. 'Mengambil pelajaran' (yadzdzakkaruun): akar ketiga yang berbeda dari 'berpikir' (16:11) dan 'mengerti' (16:12).
Tafsiran
Ayat ini menutup trio tanda-tanda alam (tanaman, benda langit, keragaman makhluk) dengan istilah kognitif ketiga ('mengambil pelajaran') melengkapi tiga jenis respons berbeda (berpikir, mengerti, mengambil pelajaran) untuk tiga jenis tanda yang berbeda pula.
Renungan dan Hikmah
- Tiga tanda ciptaan berturut-turut (tanaman 16:11, benda langit 16:12, keragaman makhluk 16:13) masing-masing dipasangkan dengan kata kognitif yang berbeda; berpikir, mengerti, mengambil pelajaran; sebuah pola yang menyiratkan bahwa memahami tanda-tanda ciptaan bukan proses tunggal, melainkan melibatkan berbagai cara merespons secara mental.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.