أَمْوَاتٌ غَيْرُ أَحْيَاءٍ ۖ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ
mati, tidak hidup, dan tidak menyadari kapan mereka dibangkitkan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَمْوَاتٌ غَيْرُ أَحْيَاءٍamwaatun ghayru ahyaa'inmati, tidak hidup
- وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَwa-maa yash'uruuna ayyaana yub'atsuunadan tidak menyadari kapan mereka dibangkitkan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar m-w-t, gh-y-r, h-y-y, sh-'-r, b-'-ts): amwaat/ahyaa' diterjemahkan 'mati/hidup' (akar m-w-t, akar h-y-y); yash'uruun diterjemahkan 'menyadari' (akar sh-'-r); yub'athuun diterjemahkan 'dibangkitkan' (akar b-'-ts). gloss '(Berhala-berhala itu benda)/(penyembahnya)' dibuang.
Aplikasi
Deskripsi tajam: 'mati, tidak hidup, dan tidak menyadari kapan mereka dibangkitkan', sesembahan yang bahkan tidak memiliki kesadaran dasar dinyatakan secara kategoris tidak layak. Konkretnya: uji praktis kelayakan sesuatu untuk dijadikan fokus pengabdian hidup adalah apakah objek tersebut memiliki kapasitas kesadaran/respons sama sekali, mengabdikan diri pada sesuatu yang tak bernyawa atau tak sadar (harta, status, citra) adalah kesalahan arah yang serupa secara struktural.