هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلَائِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ أَمْرُ رَبِّكَ ۚ كَذَٰلِكَ فَعَلَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Tidakkah mereka menunggu kecuali kedatangan para malaikat kepada mereka, atau datangnya ketetapan Tuhanmu? Demikianlah orang-orang sebelum mereka berbuat. Dan Allah tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلَائِكَةُhal yanzhuruuna illaa an ta'tiyahumu l-malaa'ikatutidakkah mereka menunggu kecuali kedatangan para malaikat kepada mereka
  2. أَوْ يَأْتِيَ أَمْرُ رَبِّكَaw ya'tiya amru rabbikaatau datangnya ketetapan Tuhanmu
  3. كَذَٰلِكَ فَعَلَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْka-dzaalika fa'ala lladziina min qablihimdemikianlah orang-orang sebelum mereka berbuat
  4. وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَwa-maa zhalamahumu llaahu wa-laakin kaanuu anfusahum yazhlimuunadan Allah tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri
Aplikasi

Pola 'menunggu sampai tanda terakhir datang' sebelum mau menerima kebenaran diulang lagi sebagai pola berulang lintas generasi, ditutup dengan penegasan bahwa konsekuensi yang menimpa adalah akibat perbuatan sendiri, bukan kezaliman dari luar. Konkretnya: menunda penerimaan kebenaran sampai bukti paling dramatis muncul adalah pola berisiko yang berulang, bertindak berdasarkan bukti yang sudah cukup jelas sekarang lebih bijaksana daripada menunggu tanda yang lebih ekstrem.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-zh-r, a-t-y, m-l-k, a-m-r, r-b-b, f-'-l, q-b-l, zh-l-m, a-l-h, k-w-n, n-f-s): yanzhuruun diterjemahkan 'menunggu' (akar n-zh-r); amr rabbik diterjemahkan 'perintah Tuhanmu' (akar '-m-r); zhalamahum diterjemahkan 'menzalimi mereka' (akar zh-l-m). gloss '(orang kafir)' + footnote dibuang.