فَأَصَابَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا عَمِلُوا وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

Maka menimpa mereka keburukan-keburukan apa yang mereka kerjakan, dan menimpa mereka apa yang dahulu mereka olok-olokkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَأَصَابَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا عَمِلُواfa-asaabahum sayyi'aatu maa amiluumaka menimpa mereka keburukan-keburukan apa yang mereka kerjakan
  2. وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَwa-haaqa bihim maa kaanuu bihi yastahzi'uunadan menimpa mereka apa yang dahulu mereka olok-olokkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar s-w-b, s-w-a, '-m-l, h-y-q, k-w-n, h-z-a): asaabahum diterjemahkan 'menimpa mereka' (akar s-w-b); sayyi'aat diterjemahkan 'keburukan-keburukan'; haaqa diterjemahkan 'menimpa (mengepung)' (akar h-y-q); yastahzi'uun diterjemahkan 'mengolok-olok' (akar h-z-'). gloss '(azab)' dibuang.

Aplikasi

Keadilan puitis: 'menimpa mereka apa yang dahulu mereka olok-olokkan', apa yang diremehkan atau dicemooh pada akhirnya justru mengelilingi/menimpa balik si pengolok. Konkretnya: berhati-hati sebelum meremehkan atau mengolok-olok sesuatu yang serius, sikap meremehkan punya cara berbalik menjadi kenyataan yang harus dihadapi sendiri.