وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ ۙ لَا يَبْعَثُ اللَّهُ مَنْ يَمُوتُ ۚ بَلَىٰ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Dan mereka bersumpah dengan nama Allah, sungguh-sungguh dalam sumpah mereka, “Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati.” Tentu saja, sebagai janji yang pasti atas-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْwa-aqsamuu bi-llaahi jahda aymaanihimdan mereka bersumpah dengan nama Allah, sungguh-sungguh dalam sumpah mereka
  2. لَا يَبْعَثُ اللَّهُ مَنْ يَمُوتُlaa yab'atsu llaahu man yamuutuAllah tidak akan membangkitkan orang yang mati
  3. بَلَىٰ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّاbalaa wa'dan 'alayhi haqqantentu saja, sebagai janji yang pasti atas-Nya
  4. وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَwa-laakinna aktsara n-naasi laa ya'lamuunatetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَأَقْسَمُواwa-aqsamuudan mereka bersumpah
  2. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  3. جَهْدَjahdasekuat
  4. أَيْمَانِهِمْaymaanihimsumpah mereka
  5. لَاlaatidak
  6. يَبْعَثُyab'atsumembangkitkan
  7. اللَّهُllaahuAllah
  8. مَنْmanorang yang
  9. يَمُوتُyamuutumati
  10. بَلَىٰbalaaya
  11. وَعْدًاwa'danjanji
  12. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  13. حَقًّاhaqqansebagai kewajiban
  14. وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
  15. أَكْثَرَaktsarakebanyakan
  16. النَّاسِn-naasimanusia
  17. لَاlaatidak
  18. يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui

Inti bacaan

Sumpah penuh keyakinan menyangkal kebangkitan dijawab tegas: 'janji yang pasti Dia penuhi, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui', kepastian objektif tidak tergoyahkan oleh keyakinan subjektif yang salah, betapapun kuatnya penyangkalan itu diucapkan.

Penjelasan pilihan kata

'Tentu saja' (balaa): jawaban tegas yang langsung membantah sumpah yang baru dikutip, tanpa penanda pembicara eksplisit dalam teks Arab, dipertahankan sesuai bentuk aslinya sebagai bantahan langsung.

Tafsiran

Ayat ini kembali ke tema kebangkitan yang sempat disinggung di 16:21: kali ini menampilkan sumpah tegas yang menyangkalnya, langsung dibantah dengan penegasan bahwa kebangkitan adalah janji pasti, meski kebanyakan manusia tidak menyadarinya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka bersumpah dengan nama-Nya, sungguh-sungguh dalam sumpah mereka. Keyakinannya nyata. Yang menolak bukan orang yang ragu; ia yakin pada hal yang keliru.
  • Yang mereka sumpahkan: Allah tidak akan membangkitkan yang mati. Nama-Nya dipakai untuk menyangkal perbuatan-Nya. Sumpah itu memanggil satu-satunya pihak yang tahu jawabannya.
  • Allah menjawab bahwa itu janji yang pasti atas-Nya. Bukan sekadar mungkin. Yang mereka sangkal ternyata sesuatu yang telah Dia wajibkan atas diri-Nya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.