بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ ۗ وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

Dengan bukti-bukti yang jelas dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu peringatan, agar engkau menjelaskan kepada manusia apa yang diturunkan kepada mereka, dan agar mereka berpikir.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِbi-l-bayyinaati wa-z-zuburidengan bukti-bukti yang jelas dan kitab-kitab
  2. وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَwa-anzalnaa ilayka dz-dzikradan Kami turunkan kepadamu peringatan
  3. لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْli-tubayyina li-n-naasi maa nuzzila ilayhimagar engkau menjelaskan kepada manusia apa yang diturunkan kepada mereka
  4. وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَwa-la'allahum yatafakkaruunadan agar mereka berpikir

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. بِالْبَيِّنَاتِbi-l-bayyinaatidengan bukti-bukti yang nyata
  2. وَالزُّبُرِwa-z-zuburidan kitab-kitab
  3. وَأَنْزَلْنَاwa-anzalnaadan Kami menurunkan
  4. إِلَيْكَilaykakepadamu
  5. الذِّكْرَdz-dzikraperingatan
  6. لِتُبَيِّنَli-tubayyinaagar engkau menjelaskan
  7. لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
  8. مَاmaaapa yang
  9. نُزِّلَnuzziladiturunkan
  10. إِلَيْهِمْilayhimkepada mereka
  11. وَلَعَلَّهُمْwa-la'allahumdan agar mereka
  12. يَتَفَكَّرُونَyatafakkaruunamereka merenungkan

Inti bacaan

Satu kiriman, dua alamat: penerima kitab bertugas menguraikan kandungannya di hadapan khalayak, sementara khalayak diharapkan menimbang sendiri.

Penjelasan pilihan kata

Terjemahan ayat ini bertumpu pada empat kata. Kata (الذِّكْرَ, dz-dzikra) yang berarti "peringatan" menyebut apa yang diturunkan kepada yang disapa. Kata (لِتُبَيِّنَ, li-tubayyina) yang berarti "agar engkau menjelaskan" menyebut tugas yang menyertai penurunan itu. Rangkaian (مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ, maa nuzzila ilayhim) yang berarti "apa yang diturunkan kepada mereka" menyebut bahan yang dijelaskan. Kata (يَتَفَكَّرُونَ, yatafakkaruuna) yang berarti "berpikir" menyebut hasil yang diharapkan dari pendengar.

Dua kata di awal ayat, (بِالْبَيِّنَاتِ, bi-l-bayyinaati) yang berarti "dengan bukti-bukti yang jelas" dan (وَالزُّبُرِ, wa-z-zuburi) yang berarti "dan kitab-kitab", menyambung ke 16:43, yang menyatakan bahwa sebelum penerima ayat ini Allah hanya mengutus laki-laki yang Dia beri wahyu. Rangkaian (بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ, bi-l-bayyinaati wa-z-zuburi) hanya ada di 3:184 dan 16:44, sedangkan 35:25 mengulang huruf bi di depan tiap kata. Di 3:184 dan 35:25 rangkaian itu disebut sebagai bawaan rasul-rasul terdahulu pada saat mereka didustakan. Kata zubur dengan kata sandang ada di lima ayat, yaitu 3:184, 16:44, 35:25, 54:43, dan 54:52.

Kata (الذِّكْرَ, dz-dzikra) berakar ذ-ك-ر dan diterjemahkan "peringatan" di ayat-ayat lain yang menjadikannya benda yang diturunkan, yaitu 15:9, 21:50, 38:8, dan 65:10. Di 15:9 Allah menyatakan bahwa Dialah yang menurunkannya dan Dia pula yang menjaganya. Di 43:44 kata yang sama dipasangkan dengan dua penerima, yaitu (لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ, la-dzikrun laka wa-li-qawmika) yang berarti "benar-benar peringatan bagimu dan bagi kaummu".

Kata (لِتُبَيِّنَ, li-tubayyina) berakar ب-ي-ن, berbentuk kata kerja pola kedua orang kedua tunggal, dan didahului huruf li yang menyatakan tujuan. Bentuk persis ini hanya ada di 16:44 dan 16:64. Terjemahannya "agar engkau menjelaskan" sejalan dengan kata kerja akar ini di ayat lain, misalnya (لِيُبَيِّنَ لَهُمْ, li-yubayyina lahum) yang berarti "agar dia menjelaskan kepada mereka" di 14:4, dan (يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ, yubayyinu llaahu lakumu l-aayaati) yang berarti "Allah menjelaskan tanda-tanda kepada kalian" di 2:219, 2:266, 24:18, 24:58, dan 24:61.

Akar ini berbentuk kata kerja pola kedua, misalnya (يُبَيِّنُ, yubayyinu) yang berarti "dia menjelaskan", di 35 ayat. Di 27 di antaranya pelakunya Allah, sedangkan delapan sisanya menyebut pelaku lain, yaitu rasul di 5:15, 5:19, dan 14:4, yang disapa dengan "engkau" di 16:44 dan 16:64, Isa di 43:63, orang yang bertobat lalu menjelaskan di 2:160, dan orang yang diberi Kitab di 3:187. Susunan ini memperlihatkan bahwa pekerjaan menjelaskan disandarkan kepada beberapa pihak sekaligus.

Bahan yang dijelaskan di ayat-ayat itu menunjuk ke arah yang sama. Di 3:187 bahannya adalah Kitab sendiri, karena orang yang diberi Kitab diikat janji (لَتُبَيِّنُنَّهُ لِلنَّاسِ, la-tubayyinunnahu li-n-naasi) yang berarti "sungguh kalian akan menjelaskannya kepada manusia". Di 5:15 rasul menjelaskan (كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ, katsiiran mimmaa kuntum tukhfuuna mina l-kitaabi) yang berarti "banyak hal dari Kitab yang kalian sembunyikan". Di 16:44 bahannya berupa apa yang diturunkan kepada mereka, dan di 16:64 bahannya berupa perkara yang mereka perselisihkan.

Kata (يَتَفَكَّرُونَ, yatafakkaruuna) berakar ف-ك-ر dan didahului (وَلَعَلَّهُمْ, wa-la'allahum) yang berarti "dan agar mereka", dengan la'alla yang menyatakan harapan. Rangkaian (لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ, la'allahum yatafakkaruuna) ada di tiga ayat, yaitu 7:176, 16:44, dan 59:21. Dua ayat lain, 2:219 dan 2:266, menutup penjelasan Allah atas tanda-tanda dengan (لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ, la'allakum tatafakkaruuna) yang berarti "agar kalian berpikir". Di kelima ayat itu berpikir diletakkan sesudah kisah, perumpamaan, atau penjelasan, sebagai pekerjaan pendengar.

Kata kerja menurunkan berganti bentuk di dalam ayat, dari (وَأَنْزَلْنَا, wa-anzalnaa) di awal ke (نُزِّلَ, nuzzila) di ujung. Pergantian itu tidak menandai pergantian penerima, karena 16:89 memakai kata kerja pola kedua yang sama dengan nuzzila untuk penurunan kepada yang disapa, yaitu (وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ, wa-nazzalnaa 'alayka l-kitaaba) yang berarti "dan Kami turunkan kepadamu Kitab".

Tafsiran

Ayat ini menyebut dua penerima untuk satu pengiriman. Peringatan diturunkan "kepadamu", dan isinya disebut sebagai apa yang diturunkan "kepada mereka". Kata ganti (إِلَيْهِمْ, ilayhim) yang berarti "kepada mereka" paling dekat kembali kepada "manusia", dan dua penerima yang sama disebut di 43:44 dengan (لَكَ وَلِقَوْمِكَ, laka wa-li-qawmika) yang berarti "bagimu dan bagi kaummu". Pembacaan lain mengembalikan kata ganti itu kepada para laki-laki di 16:43, sehingga bahan penjelasannya berupa apa yang diturunkan kepada pembawa wahyu terdahulu. Ayat tidak menandai pilihan di antara keduanya, dan pekerjaan menjelaskan isi Kitab terdahulu juga disebut di 5:15.

Tugas yang diberikan kepada yang disapa dirumuskan dengan bahan yang jelas. Kata kerja menjelaskan memakai apa yang telah diturunkan sebagai objeknya, dan ayat tidak menyebut bahan lain di samping itu. Bentuk penjelasannya, apakah lisan, tulisan, atau perbuatan, juga tidak diurai. Satu petunjuk datang dari 14:4, yang mengaitkan pengutusan (بِلِسَانِ قَوْمِهِ, bi-lisaani qawmihi) yang berarti "dengan bahasa kaumnya" dengan tujuan agar rasul itu menjelaskan kepada mereka. Petunjuk kedua datang dari 44:58, tempat Allah menyebut bahwa Dia memudahkan peringatan itu (بِلِسَانِكَ, bi-lisaanika) yang berarti "dengan bahasamu". Kedua ayat menempatkan pekerjaan menjelaskan di dalam bahasa yang dipahami pendengar.

Ayat ini ditutup dengan pekerjaan yang dibebankan kepada pihak lain. Huruf la'alla menyatakan harapan, dan harapan itu bergantung pada dua hal: penjelasan sampai, lalu pendengar mau berpikir. Di 2:219 dan 2:266 urutannya sama, tetapi pelakunya Allah, yang menjelaskan tanda-tanda dan berharap kalian berpikir.

Dua ayat lain tampak berbeda arah bila dibaca sekilas. 75:19 menyatakan (عَلَيْنَا بَيَانَهُ, 'alaynaa bayaanahu) yang berarti "atas Kamilah penjelasannya", dan 16:89 menyebut Kitab yang diturunkan itu (تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ, tibyaanan li-kulli syay'in) yang berarti "penjelasan tuntas bagi segala sesuatu". Kedua ayat itu menaruh kejelasan pada Kitab dan pada Allah, sedangkan 16:44 menaruh pekerjaan menjelaskan pada yang disapa. Ketiganya dapat dibaca berdampingan bila Kitab yang dijelaskan kepada manusia sudah memuat penjelasan di dalamnya: yang disapa membawa Kitab itu kepada manusia, dan tanggungan atas penjelasan bacaan itu tetap pada Allah menurut 75:19.

Renungan dan Hikmah

  • Satu pengiriman punya dua alamat di ayat ini. Peringatan diturunkan kepada satu orang, dan isinya disebut sebagai apa yang diturunkan kepada banyak orang. Siapa pun yang pernah dititipi surat untuk orang lain tahu bahwa isinya tidak menjadi miliknya, dan bahwa kesetiaannya diukur dari sampainya isi itu utuh ke alamat yang tertulis. Kata ganti dalam ayat ini, kepadamu lalu kepada mereka, memperlihatkan siapa yang berdiri di ujung mana.
  • Allah menyebut dua pekerjaan yang berurutan dalam satu ayat, dan memisahkan pelakunya. Menjelaskan dikerjakan oleh yang disapa, berpikir dikerjakan oleh pendengar. Orang yang menjelaskan dengan sungguh-sungguh tidak dapat berpikir menggantikan pendengarnya, dan ayat tidak menggantungkan hasil pada si penjelas karena harapan di ujungnya jatuh pada kemauan pendengar. Pengajar yang gelisah karena kelasnya tidak kunjung paham dapat melihat di sini sejauh mana pekerjaannya, yang dirumuskan dengan jelas oleh ayat itu sendiri.
  • Ayat dibuka dengan benda sebelum orang: bukti-bukti yang jelas dan kitab-kitab. Di 3:184 dan 35:25 rasul-rasul terdahulu disebut datang dengan keduanya ketika mereka didustakan. Pembaca yang terbiasa menilai sebuah ajaran dari siapa pembawanya akan memperhatikan bahwa kalimat ini memulai dari apa yang dibawa, dan baru kemudian menyebut kepada siapa ia diturunkan. Bila ada yang bertanya atas dasar apa sebuah perkataan layak didengar, kalimat ini menjawab dari sisi benda yang dibawa, yaitu bukti dan kitab.
  • Allah memakai huruf la'alla, yang menaruh hasil pada wilayah harapan. Penjelasan yang paling jernih sekalipun tidak mengikat pendengar untuk sampai pada pikiran tertentu, dan ayat ini tidak menjanjikannya. Orang yang mengukur dirinya dari berapa banyak pendengar yang berpikir setelah mendengarnya memakai ukuran yang tidak dipakai ayat ini. Kalau hasilnya tidak dijamin, dengan apa sebuah penjelasan diukur? Ukuran yang tertulis di sana lebih dekat: apakah apa yang diturunkan sudah sampai dan sudah dijelaskan.
  • Kata kerja yang di 27 ayat dipakai Allah untuk pekerjaan-Nya sendiri dipakai juga di ayat ini untuk pekerjaan manusia. Menjelaskan dengan demikian tidak terbaca sebagai pekerjaan kecil. Orang yang pernah menerangkan sebuah hal sulit kepada seorang anak sampai anak itu mengerti mengenal beratnya pekerjaan itu, dan ayat ini menyebutnya dengan kata yang juga dipakai untuk tanda-tanda yang Allah jelaskan di 2:219 dan 24:18.
  • Pekerjaan menjelaskan tidak hanya ditaruh pada penerima ayat ini. Di 3:187 Allah mengambil janji dari orang-orang yang diberi Kitab bahwa mereka akan menjelaskannya kepada manusia dan tidak menyembunyikannya. Orang yang memegang sebuah teks, dalam ukuran ayat-ayat ini, memegang juga tanggungan untuk memperjelasnya, dan lawan dari menjelaskan di 3:187 adalah menyembunyikan, yaitu perbuatan yang disebut dengan tegas dan tidak dianggap diam yang netral.
  • Kalimat ini ditulis dari pihak pengirim, dan pembaca dapat bertanya apakah dirinya termasuk orang yang disebut mereka: orang yang kepadanya sesuatu diturunkan dan yang diharapkan berpikir. Kata ganti di ujung ayat tidak menyebut waktu atau tempat, dan itu memberi ruang bagi pembaca untuk menimbang. Pembaca yang membuka ayat ini lewat sebuah terjemahan dapat mengamati urutannya pada dirinya sendiri, dari penjelasan yang sampai kepadanya menuju pikirannya sendiri.