أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِي تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُمْ بِمُعْجِزِينَ
atau Dia mengazab mereka dalam perjalanan mereka, sehingga mereka tidak berdaya menolaknya,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِي تَقَلُّبِهِمْaw ya'khudzahum fii taqallubihimatau Dia mengazab mereka dalam perjalanan mereka
- فَمَا هُمْ بِمُعْجِزِينَfa-maa hum bi-mu'jiziinasehingga mereka tidak berdaya menolaknya
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-kh-dz, q-l-b, '-j-z): ya'khudhahum diterjemahkan 'mengazab mereka' (akar '-kh-dz); taqallub diterjemahkan 'perjalanan (bolak-balik)' (akar q-l-b); mu'jiziin diterjemahkan 'yang berdaya menolak' (akar '-j-z). Selaras.
Aplikasi
Kerentanan bahkan di tengah 'perjalanan/aktivitas biasa' mereka, konsekuensi tidak terbatas pada momen dramatis saja, bisa datang di tengah rutinitas biasa sekalipun. Konkretnya: kewaspadaan moral tidak boleh hanya diterapkan pada momen-momen besar, karena konsekuensi bisa muncul di tengah aktivitas sehari-hari yang paling biasa sekalipun.