أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَىٰ مَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍ يَتَفَيَّأُ ظِلَالُهُ عَنِ الْيَمِينِ وَالشَّمَائِلِ سُجَّدًا لِلَّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَ

Dan tidakkah mereka melihat segala sesuatu yang diciptakan Allah, bayang-bayangnya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri, bersujud kepada Allah, sedang mereka rendah?

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَىٰ مَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍa-wa-lam yaraw ilaa maa khalaqa llaahu min shay'indan tidakkah mereka melihat segala sesuatu yang diciptakan Allah
  2. يَتَفَيَّأُ ظِلَالُهُ عَنِ الْيَمِينِ وَالشَّمَائِلِyatafayya'u zhilaaluhu ani l-yamiini wa-sh-shamaa'ilibayang-bayangnya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri
  3. سُجَّدًا لِلَّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَsujjadan lillaahi wa-hum daakhiruunabersujud kepada Allah, sedang mereka rendah
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar r-a-y, kh-l-q, a-l-h, sh-y-a, f-y-a, zh-l-l, y-m-n, sh-m-l, s-j-d, d-kh-r): khalaqa diterjemahkan 'menciptakan' (akar kh-l-q); yatafayya'u zhilaaluhu diterjemahkan 'bayang-bayangnya berbolak' (akar f-y-' + akar zh-l-l); sujjadan lillaah diterjemahkan 'bersujud kepada Allah' (akar s-j-d SJD); daakhiruun diterjemahkan 'rendah (tunduk)' (akar d-kh-r). Selaras.

Aplikasi

Gambaran puitis: bayang-bayang yang bergerak ke kanan-kiri digambarkan 'bersujud kepada Allah, sedang mereka rendah', bahkan fenomena alam yang tampak biasa (pergerakan bayangan) bisa dibaca sebagai partisipasi dalam pola ketundukan universal, mengundang refleksi tentang posisi diri sendiri dalam pola yang sama.