وَيَجْعَلُونَ لِمَا لَا يَعْلَمُونَ نَصِيبًا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ ۗ تَاللَّهِ لَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنْتُمْ تَفْتَرُونَ

Dan mereka menyediakan bagian untuk apa yang tidak mereka ketahui dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka. Demi Allah, kalian pasti akan ditanyai tentang apa yang kalian ada-adakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَيَجْعَلُونَ لِمَا لَا يَعْلَمُونَ نَصِيبًا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْwa-yaj'aluuna li-maa laa ya'lamuuna nashiiban mimmaa razaqnaahumdan mereka menyediakan bagian untuk apa yang tidak mereka ketahui dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka
  2. تَاللَّهِ لَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنْتُمْ تَفْتَرُونَta-llaahi la-tus'alunna 'ammaa kuntum taftaruunademi Allah, kalian pasti akan ditanyai tentang apa yang kalian ada-adakan

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَيَجْعَلُونَwa-yaj'aluunadan mereka menjadikan
  2. لِمَاli-maabagi apa yang
  3. لَاlaatidak
  4. يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
  5. نَصِيبًاnashiibanbagian
  6. مِمَّاmimmaadari apa yang
  7. رَزَقْنَاهُمْrazaqnaahumKami rezekikan kepada mereka
  8. تَاللَّهِta-llaahidemi Allah
  9. لَتُسْأَلُنَّla-tus'alunnasungguh kalian akan ditanya
  10. عَمَّا'ammaadari apa yang
  11. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  12. تَفْتَرُونَtaftaruunakalian mengada-ada

Inti bacaan

Alokasi sebagian rezeki untuk sesuatu yang 'tidak mereka ketahui (kekuasaannya)', sebuah alokasi sumber daya yang tidak rasional kepada entitas yang kekuatannya belum pernah diverifikasi. Konkretnya: mempertanyakan apakah sumber daya (waktu, uang, perhatian, loyalitas) yang diinvestasikan benar-benar diarahkan pada sesuatu yang telah terbukti bernilai, bukan sekadar mengikuti kebiasaan atau tradisi tanpa evaluasi.

Penjelasan pilihan kata

'Apa yang tidak mereka ketahui': dipertahankan terbuka sesuai teks Arab, tanpa menyisipkan penjelas 'kekuasaannya' yang tidak tertulis; frasa ini merujuk pada sembahan-sembahan yang bahkan sifat/kekuatannya sendiri tidak dipahami jelas oleh para penyembahnya.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan kritik terhadap praktik menyisihkan rezeki untuk sembahan-sembahan yang bahkan tidak dipahami jelas oleh penyembahnya sendiri: sebuah kesia-siaan ganda yang akan dipertanggungjawabkan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut bagian itu diambil dari apa yang Dia rezekikan kepada mereka. Yang dibagikan bukan milik yang membagi. Orang bisa merasa sedang bermurah hati dengan sesuatu yang bahkan tidak pernah ia adakan sendiri.
  • Allah bersumpah atas nama diri-Nya sebelum menyatakan bahwa mereka pasti ditanyai. Penegasan diberikan lebih dahulu daripada isinya. Yang hendak disampaikan bukan sebuah kemungkinan, melainkan kepastian yang tidak dibuka untuk ditawar.
  • Yang disebut akan ditanyakan bukan besarnya bagian, melainkan apa yang mereka ada-adakan. Perkaranya bukan jumlah, melainkan kepada siapa. Sebuah pemberian bisa sungguh-sungguh besar dan tetap salah alamat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).