وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالْأُنْثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ

Dan apabila salah seorang dari mereka diberi kabar tentang anak perempuan, wajahnya menjadi hitam, sedang ia menahan kesedihan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالْأُنْثَىٰwa-idzaa bushshira ahaduhum bi-l-untsaadan apabila salah seorang dari mereka diberi kabar tentang anak perempuan
  2. ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌzhalla wajhuhu muswaddan wa-huwa kazhiimunwajahnya menjadi hitam, sedang ia menahan kesedihan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar b-sh-r, a-h-d, a-n-ts, zh-l-l, w-j-h, s-w-d, k-zh-m): bushshira diterjemahkan 'diberi kabar' (akar b-sh-r); unthaa diterjemahkan 'anak perempuan'; zhalla wajhuhu muswaddan diterjemahkan 'wajahnya menjadi hitam' (akar w-j-h WJH + akar s-w-d); kazhiim diterjemahkan 'menahan (kesedihan)' (akar k-zh-m). gloss '(Padahal,)/(merah padam)/(sedih dan malu)' dibuang.

Aplikasi

Deskripsi mentah reaksi diskriminatif terhadap kelahiran anak perempuan, wajah menghitam, menahan kesedihan, digambarkan tanpa basa-basi untuk menyingkap ketidakadilan sikap semacam ini secara terus terang.