وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّةٍ وَلَٰكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
Dan sekiranya Allah menghukum manusia karena kezaliman mereka, niscaya Dia tidak meninggalkan satu makhluk bergerak pun di atasnya, tetapi Dia menangguhkan mereka sampai waktu yang ditentukan; maka apabila ajal mereka datang, mereka tidak dapat menundanya sesaat pun dan tidak dapat pula mempercepatnya.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْwa-law yu'aakhidzu llaahu n-naasa bi-zhulmihimdan sekiranya Allah menghukum manusia karena kezaliman mereka
- مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّةٍmaa taraka 'alayhaa min daabbatinniscaya Dia tidak meninggalkan satu makhluk bergerak pun di atasnya
- وَلَٰكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّىwa-laakin yu'akhkhiruhum ilaa ajalin musammantetapi Dia menangguhkan mereka sampai waktu yang ditentukan
- فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَfa-idzaa jaa'a ajaluhum laa yasta'khiruuna saa'atan wa-laa yastaqdimuunamaka apabila ajal mereka datang, mereka tidak dapat menundanya sesaat pun dan tidak dapat pula mempercepatnya
Terjemahan per kata (23 kata)
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- يُؤَاخِذُyu'aakhidzumenghukum
- اللَّهُllaahuAllah
- النَّاسَn-naasamanusia
- بِظُلْمِهِمْbi-zhulmihimkarena kezaliman mereka
- مَاmaatidaklah
- تَرَكَtarakameninggalkan
- عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
- مِنْmindari
- دَابَّةٍdaabbatinmakhluk bergerak
- وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
- يُؤَخِّرُهُمْyu'akhkhiruhumDia menangguhkan mereka
- إِلَىٰilaasampai
- أَجَلٍajalinajal
- مُسَمًّىmusammanyang ditentukan
- فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
- جَاءَjaa'adatang
- أَجَلُهُمْajaluhumajal mereka
- لَاlaatidak
- يَسْتَأْخِرُونَyasta'khiruunamereka mengundurkan
- سَاعَةًsaa'atansesaat
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يَسْتَقْدِمُونَyastaqdimuunamereka memajukan
Inti bacaan
Penangguhan konsekuensi dijelaskan eksplisit: bukan karena pelanggaran itu ringan, melainkan karena ada 'waktu yang ditentukan' yang sudah ditetapkan, kesabaran dalam menghadapi ketidakadilan yang belum terselesaikan dipahami sebagai bagian dari kerangka waktu yang lebih besar, bukan pembiaran.
Penjelasan pilihan kata
'Makhluk bergerak' (daabbah): kata yang mencakup segala makhluk hidup yang bergerak di bumi, menegaskan skala luas dari akibat yang bisa ditimbulkan kezaliman manusia jika Allah bertindak seketika.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan gugusan tentang kezaliman dan konsekuensinya dengan prinsip penangguhan: Allah tidak menghukum seketika meski kezaliman manusia bisa berakibat sangat luas, melainkan menetapkan waktu pasti yang tidak bisa dimajukan atau dimundurkan sedikit pun.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut seandainya Dia menghukum manusia sekarang juga, tak satu makhluk bergerak pun tersisa. Ukurannya seluruh bumi. Yang menahan bukan kecilnya kesalahan, melainkan keputusan-Nya menangguhkan.
- Penangguhannya sampai waktu yang ditentukan, bukan tanpa akhir. Ada tanggalnya. Kelapangan yang sedang dinikmati punya bentuk yang jelas: ia tenggat, bukan pembebasan.
- Allah menutup dengan menyebut mereka tidak dapat menundanya sesaat pun. Yang selama ini longgar tiba-tiba tak bergerak seinci. Waktu yang terasa berlimpah dan waktu yang tak bisa ditawar ternyata waktu yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, a-l-h, n-w-s, zh-l-m, t-r-k, d-b-b, a-kh-r, a-j-l, s-m-w, j-y-a, s-w-', q-d-m): yu'aakhidhu diterjemahkan 'menghukum' (akar '-kh-dz); daabbah diterjemahkan 'makhluk melata' (akar d-b-b); yu'akhkhiruhum diterjemahkan 'menangguhkan mereka' (akar '-kh-r); ajal musamman diterjemahkan 'waktu yang ditentukan' (akar '-j-l). gloss '(bumi)' dibuang.