ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Kemudian makanlah dari segala macam buah-buahan, lalu tempuhlah jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan.” Keluar dari perutnya minuman yang beraneka warnanya, di dalamnya terdapat obat bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berpikir.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِtsumma kulii min kulli ts-tsamaraatikemudian makanlah dari segala macam buah-buahan
  2. فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًاfa-slukii subula rabbiki dzululanlalu tempuhlah jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan
  3. يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُyakhruju min buthuunihaa syaraabun mukhtalifun alwaanuhukeluar dari perutnya minuman yang beraneka warnanya
  4. فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِfiihi syifaa'un li-n-naasidi dalamnya terdapat obat bagi manusia
  5. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَinna fii dzaalika la-aayatan li-qawmin yatafakkaruunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berpikir

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. ثُمَّtsummakemudian
  2. كُلِيkuliimakanlah
  3. مِنْmindari
  4. كُلِّkullisegala
  5. الثَّمَرَاتِts-tsamaraatibuah-buahan
  6. فَاسْلُكِيfa-slukiimaka tempuhlah
  7. سُبُلَsubulajalan
  8. رَبِّكِrabbikiTuhanmu
  9. ذُلُلًاdzululanyang mudah
  10. يَخْرُجُyakhrujukeluar
  11. مِنْmindari
  12. بُطُونِهَاbuthuunihaaperutnya
  13. شَرَابٌsyaraabunminuman
  14. مُخْتَلِفٌmukhtalifunyang berbeda
  15. أَلْوَانُهُalwaanuhuwarnanya
  16. فِيهِfiihidi dalamnya
  17. شِفَاءٌsyifaa'unpenyembuh
  18. لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
  19. إِنَّinnasesungguhnya
  20. فِيfiipada
  21. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  22. لَآيَةًla-aayatanbenar-benar tanda
  23. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  24. يَتَفَكَّرُونَyatafakkaruunamereka merenungkan

Inti bacaan

Lebah mengikuti instruksi sederhana (makan dari buah-buahan, tempuh jalan yang dimudahkan) dan menghasilkan madu yang mengandung obat bagi manusia, makhluk kecil yang taat pada proses sederhana menghasilkan sesuatu yang bermanfaat universal. Konkretnya: mengikuti proses yang jujur dan konsisten secara sederhana (tanpa perlu usaha yang rumit atau muluk) bisa menghasilkan sesuatu yang benar-benar bernilai, kesederhanaan proses tidak mengurangi besarnya manfaat yang dihasilkan.

Penjelasan pilihan kata

'Jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan' (subula rabbiki dzululan): menggambarkan naluri lebah menempuh rute tertentu tanpa kesulitan, seolah jalan itu sudah dipersiapkan baginya. 'Minuman' (sharaab): merujuk pada madu, disebut tanpa menyebut namanya secara eksplisit dalam teks Arab ayat ini.

Tafsiran

Ayat ini menutup gugusan tentang lebah dengan hasil akhirnya (madu, yang digambarkan bukan sekadar makanan, tetapi mengandung obat bagi manusia), sebuah contoh menakjubkan bagaimana makhluk kecil yang mengikuti arahan naluriah dari Allah menghasilkan sesuatu yang bermanfaat luas bagi makhluk lain.

Renungan dan Hikmah

  • Lebah diperintahkan menempuh 'jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan'. Jalannya sudah disiapkan sebelum ia berangkat. Yang diminta bukan menemukan jalan, melainkan menempuhnya. Banyak yang terasa sebagai pencarian sebenarnya cuma soal berjalan di sesuatu yang sudah lama dibentangkan Allah.
  • Yang disebut mengandung obat bagi manusia keluar dari perut serangga. Allah menaruh sesuatu yang menyembuhkan manusia di dalam makhluk yang bisa diinjak tanpa sengaja. Ukuran sebuah makhluk ternyata tidak berhubungan dengan besarnya yang dititipkan kepadanya.
  • Lebah makan dari buah-buahan, dan yang keluar darinya berguna bagi manusia. Ia tidak mengerjakan apa pun untuk manfaat sendiri di ujung itu. Ada bentuk ketaatan yang hasilnya sepenuhnya jatuh kepada pihak lain, dan makhluk yang menjalaninya bahkan tidak tahu untuk siapa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.