وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَمْلِكُ لَهُمْ رِزْقًا مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ شَيْئًا وَلَا يَسْتَطِيعُونَ
Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak menguasai rezeki bagi mereka dari langit dan bumi sedikit pun, dan tidak mampu berbuat apa-apa.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِwa-ya'buduuna min duuni llaahidan mereka menyembah selain Allah
- مَا لَا يَمْلِكُ لَهُمْ رِزْقًا مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ شَيْئًاmaa laa yamliku lahum rizqan mina s-samaawaati wa-l-ardi shay'ansesuatu yang tidak menguasai rezeki bagi mereka dari langit dan bumi sedikit pun
- وَلَا يَسْتَطِيعُونَwa-laa yastatii'uunadan tidak mampu berbuat apa-apa
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar '-b-d, d-w-n, a-l-h, m-l-k, r-z-q, s-m-w, a-r-d, sh-y-a, t-w-'): ya'buduuna diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d); laa yamliku diterjemahkan 'tidak menguasai' (akar m-l-k MLK); rizq diterjemahkan 'rezeki' (akar r-z-q); laa yastatii'uun diterjemahkan 'tidak mampu' (akar t-w-' putaran 58: istataa'a). gloss '(berbuat apa pun)' dibuang.
Aplikasi
Kritik logis langsung: menyembah sesuatu yang 'tidak menguasai rezeki sedikit pun' dan 'tidak mampu berbuat apa-apa', pengujian apakah objek pengabdian/ketergantungan seseorang benar-benar memiliki kapasitas nyata untuk memberi, bukan sekadar mengikuti kebiasaan tanpa evaluasi.