Ayat 16:75

ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا عَبْدًا مَمْلُوكًا لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَمَنْ رَزَقْنَاهُ مِنَّا رِزْقًا حَسَنًا فَهُوَ يُنْفِقُ مِنْهُ سِرًّا وَجَهْرًا ۖ هَلْ يَسْتَوُونَ ۚ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Allah membuat perumpamaan seorang hamba yang dimiliki, tidak berdaya atas sesuatu pun, dengan seorang yang Kami beri rezeki yang baik dari Kami, lalu ia menginfakkan sebagiannya secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan. Apakah mereka itu sama? Segala puji bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا عَبْدًا مَمْلُوكًا لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍdaraba llaahu matsalan abdan mamluukan laa yaqdiru alaa shay'inAllah membuat perumpamaan seorang hamba yang dimiliki, tidak berdaya atas sesuatu pun
  2. وَمَنْ رَزَقْنَاهُ مِنَّا رِزْقًا حَسَنًا فَهُوَ يُنْفِقُ مِنْهُ سِرًّا وَجَهْرًاwa-man razaqnaahu minnaa rizqan hasanan fa-huwa yunfiqu minhu sirran wa-jahrandengan seorang yang Kami beri rezeki yang baik dari Kami, lalu ia menginfakkan sebagiannya secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan
  3. هَلْ يَسْتَوُونَhal yastawuunaapakah mereka itu sama
  4. الْحَمْدُ لِلَّهِal-hamdu lillaahisegala puji bagi Allah
  5. بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَbal aktsaruhum laa ya'lamuunatetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui
Aplikasi

Perumpamaan hamba sahaya tak berdaya versus orang yang diberi rezeki baik dan berinfak, dipakai sebagai alat penalaran: perbandingan yang jelas dan konkret (bukan argumen abstrak semata) untuk menyingkap kekeliruan menyamakan dua hal yang jelas tidak setara. Konkretnya: menggunakan perumpamaan yang jelas dan relatable adalah cara efektif menyingkap kesalahan berpikir, terutama ketika argumen abstrak saja tidak cukup menyentuh pemahaman.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).

Ayat 16:76

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَجُلَيْنِ أَحَدُهُمَا أَبْكَمُ لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَهُوَ كَلٌّ عَلَىٰ مَوْلَاهُ أَيْنَمَا يُوَجِّهْهُ لَا يَأْتِ بِخَيْرٍ ۖ هَلْ يَسْتَوِي هُوَ وَمَنْ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ ۙ وَهُوَ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Dan Allah membuat perumpamaan dua orang laki-laki: yang seorang bisu, tidak berdaya atas sesuatu pun, dan ia menjadi beban bagi penanggungnya, ke mana pun diarahkan ia tidak mendatangkan kebaikan. Apakah sama dia dengan orang yang memerintahkan keadilan, sedangkan ia sendiri berada di jalan yang lurus?

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَجُلَيْنِwa-daraba llaahu matsalan rajulaynidan Allah membuat perumpamaan dua orang laki-laki
  2. أَحَدُهُمَا أَبْكَمُ لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍahaduhumaa abkamu laa yaqdiru alaa shay'inyang seorang bisu, tidak berdaya atas sesuatu pun
  3. وَهُوَ كَلٌّ عَلَىٰ مَوْلَاهُ أَيْنَمَا يُوَجِّهْهُ لَا يَأْتِ بِخَيْرٍwa-huwa kallun alaa mawlaahu aynamaa yuwajjihhu laa ya'ti bi-khayrindan ia menjadi beban bagi penanggungnya, ke mana pun diarahkan ia tidak mendatangkan kebaikan
  4. هَلْ يَسْتَوِي هُوَ وَمَنْ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِhal yastawii huwa wa-man ya'muru bi-l-adliapakah sama dia dengan orang yang memerintahkan keadilan
  5. وَهُوَ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍwa-huwa alaa siraatin mustaqiiminsedangkan ia sendiri berada di jalan yang lurus
Aplikasi

Perumpamaan dua orang laki-laki, satu tak berdaya dan menjadi beban, satu lagi menyuruh berbuat adil di jalan lurus, sebuah gambaran tajam yang mengundang refleksi: kehidupan sendiri lebih menyerupai gambaran yang mana? Konkretnya: menjadikan kontribusi aktif pada keadilan dan konsistensi di jalan yang benar sebagai tolok ukur pribadi, bukan sekadar hidup pasif tanpa arah yang jelas.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.