أَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاءِ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا اللَّهُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Tidakkah mereka melihat burung-burung yang ditundukkan di angkasa langit? Tidak ada yang menahannya selain Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاءِa-lam yaraw ilaa th-thayri musakhkharaatin fii jawwi s-samaa'itidakkah mereka melihat burung-burung yang ditundukkan di angkasa langit
- مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا اللَّهُmaa yumsikuhunna illaa llaahutidak ada yang menahannya selain Allah
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَinna fii dzaalika la-aayaatin li-qawmin yu'minuunasesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman
Terjemahan per kata (18 kata)
- أَلَمْa-lamtidakkah
- يَرَوْاyarawmereka melihat
- إِلَىilaakepada
- الطَّيْرِth-thayriburung
- مُسَخَّرَاتٍmusakhkharaatinyang ditundukkan
- فِيfiidi
- جَوِّjawwiangkasa
- السَّمَاءِs-samaa'ilangit
- مَاmaatidaklah
- يُمْسِكُهُنَّyumsikuhunnamenahan mereka
- إِلَّاillaakecuali
- اللَّهُllaahuAllah
- إِنَّinnasesungguhnya
- فِيfiipada
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
- لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
Inti bacaan
Burung yang terbang di angkasa 'ditahan' hanya oleh Allah, fenomena yang tampak sepenuhnya alami (gravitasi, aerodinamika) tetap dikerangkakan sebagai bagian dari sistem yang bergantung pada penopang yang lebih besar, mengundang refleksi tentang hal-hal yang tampak 'otomatis' namun sesungguhnya bergantung pada sesuatu di luar dirinya.
Penjelasan pilihan kata
'Ditundukkan' (musakhkharaat): akar yang sama dengan 'menundukkan' (sakhkhara) di 16:12 dan 16:14 (siang-malam, benda langit, lautan), kini diterapkan pada burung, melanjutkan daftar hal-hal yang berada di bawah pengaturan Allah.
Tafsiran
Ayat ini menambahkan burung ke daftar tanda ciptaan yang 'ditundukkan': kemampuan terbang yang tampak alami sesungguhnya bergantung sepenuhnya pada pengaturan yang menahannya di udara, sebuah tanda bagi mereka yang sudah memiliki dasar keimanan untuk memahaminya.
Renungan dan Hikmah
- Yang ditanyakan bukan siapa yang membuat burung, melainkan apa yang menahannya di udara. Pertanyaannya tentang yang sedang berlangsung. Allah menunjuk sesuatu yang terjadi sekarang juga, bukan sesuatu yang terjadi dahulu kala.
- Kata yang dipakai ditundukkan, kata yang sama dengan yang dipakai untuk siang, malam, dan lautan. Burung dimasukkan ke daftar yang sama. Yang menyatukan mereka bukan jenisnya, melainkan bahwa semuanya berjalan menurut aturan yang tak mereka susun sendiri.
- Penutupnya menyebut tanda-tanda itu bagi kaum yang beriman, padahal burung terbang di atas kepala semua orang. Allah membedakan antara melihat sesuatu setiap hari dan membacanya sebagai tanda.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.