يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللَّهِ ثُمَّ يُنْكِرُونَهَا وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَ
Mereka mengenali nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kufur.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللَّهِya'rifuuna ni'mata llaahimereka mengenali nikmat Allah
- ثُمَّ يُنْكِرُونَهَاtsumma yunkiruunahaakemudian mereka mengingkarinya
- وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَwa-aktsaruhumu l-kaafiruunadan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kufur
Terjemahan per kata (7 kata)
- يَعْرِفُونَya'rifuunamereka mengenal
- نِعْمَتَni'matanikmat
- اللَّهِllaahiAllah
- ثُمَّtsummakemudian
- يُنْكِرُونَهَاyunkiruunahaamereka mengingkarinya
- وَأَكْثَرُهُمُwa-aktsaruhumudan kebanyakan mereka
- الْكَافِرُونَl-kaafiruunaorang-orang kafir
Inti bacaan
Ironi tajam: 'Mereka mengenali nikmat Allah, kemudian mengingkarinya', pengetahuan/pengenalan yang benar tidak otomatis menghasilkan pengakuan yang jujur; ada jarak antara tahu dan mengakui. Konkretnya: menyadari sesuatu benar tidak sama dengan mengakuinya secara jujur dalam sikap dan tindakan, kesenjangan antara pengetahuan dan pengakuan ini perlu dijembatani secara sadar, bukan dibiarkan.
Penjelasan pilihan kata
'Mengenali...kemudian mengingkarinya', urutan yang penting: pengingkaran di sini bukan karena ketidaktahuan, melainkan penolakan sadar terhadap sesuatu yang sudah dikenali dengan jelas, sebuah pengulangan pola yang sama dengan 16:71-72.
Tafsiran
Ayat penutup gugusan tentang nikmat ini merangkum keseluruhan pola yang sudah digambarkan sejak 16:53: nikmat dikenali, namun tetap diingkari, sebuah kesimpulan yang menegaskan bahwa masalahnya bukan kurangnya bukti, melainkan sikap hati yang menolak mengakuinya.
Renungan dan Hikmah
- Ayat penutup ini merangkum tema besar sepanjang gugusan 16:53-83, dari air hujan, ternak, lebah, hingga pakaian dan tempat tinggal, semua nikmat itu dikenali namun tetap bisa diingkari; masalahnya bukan kurangnya tanda, melainkan kesediaan hati mengakuinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-r-f, n-'-m, a-l-h, n-k-r, k-ts-r, k-f-r): ya'rifuun diterjemahkan 'mengenali' (akar '-r-f); yunkiruun diterjemahkan 'mengingkari' (akar n-k-r). Selaras.