يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللَّهِ ثُمَّ يُنْكِرُونَهَا وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَ

Mereka mengenali nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kufur.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللَّهِya'rifuuna ni'mata llaahimereka mengenali nikmat Allah
  2. ثُمَّ يُنْكِرُونَهَاtsumma yunkiruunahaakemudian mereka mengingkarinya
  3. وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَwa-aktsaruhumu l-kaafiruunadan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kufur
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar '-r-f, n-'-m, a-l-h, n-k-r, k-ts-r, k-f-r): ya'rifuun diterjemahkan 'mengenali' (akar '-r-f); yunkiruun diterjemahkan 'mengingkari' (akar n-k-r). Selaras.

Aplikasi

Ironi tajam: 'Mereka mengenali nikmat Allah, kemudian mengingkarinya', pengetahuan/pengenalan yang benar tidak otomatis menghasilkan pengakuan yang jujur; ada jarak antara tahu dan mengakui. Konkretnya: menyadari sesuatu benar tidak sama dengan mengakuinya secara jujur dalam sikap dan tindakan, kesenjangan antara pengetahuan dan pengakuan ini perlu dijembatani secara sadar, bukan dibiarkan.