وَيَوْمَ نَبْعَثُ مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا ثُمَّ لَا يُؤْذَنُ لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ
Dan pada hari Kami membangkitkan dari setiap umat seorang saksi, kemudian orang-orang yang kufur tidak diizinkan, dan tidak pula dibolehkan memohon keridaan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَيَوْمَ نَبْعَثُ مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًاwa-yawma nab'atsu min kulli ummatin syahiidandan pada hari Kami membangkitkan dari setiap umat seorang saksi
- ثُمَّ لَا يُؤْذَنُ لِلَّذِينَ كَفَرُواtsumma laa yu'dzanu li-lladziina kafaruukemudian orang-orang yang kufur tidak diizinkan
- وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَwa-laa hum yusta'tabuunadan tidak pula dibolehkan memohon keridaan
Terjemahan per kata (14 kata)
- وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
- نَبْعَثُnab'atsuKami membangkitkan
- مِنْmindari
- كُلِّkullisegala
- أُمَّةٍummatinumat
- شَهِيدًاsyahiidansaksi
- ثُمَّtsummakemudian
- لَاlaatidak
- يُؤْذَنُyu'dzanudiizinkan
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- هُمْhummereka
- يُسْتَعْتَبُونَyusta'tabuunamereka diberi kesempatan bertobat
Inti bacaan
Momen akhir digambarkan tanpa ruang untuk penjelasan lebih lanjut atau permintaan maaf ('tidak diizinkan. tidak pula dibolehkan memohon keridaan'), penegasan bahwa kesempatan untuk memperbaiki sikap ada batasnya, tidak berlangsung selamanya.
Penjelasan pilihan kata
'Saksi' (shahiid): merujuk pada rasul yang diutus kepada tiap umat, akan dijelaskan lebih rinci di 16:89. 'Memohon keridaan' (yusta'tabuun): permohonan kesempatan memperbaiki diri yang di sini secara tegas ditutup, berbeda dari kesempatan yang masih terbuka selama hidup di dunia.
Tafsiran
Ayat ini membuka gugusan baru tentang hari kebangkitan dengan menegaskan momen ketika kesempatan sudah benar-benar berakhir: tidak ada lagi ruang untuk permohonan atau pembelaan bagi mereka yang menolak kebenaran.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia membangkitkan seorang saksi dari setiap umat. Bukan satu untuk semua. Tiap kelompok dihadapkan pada orang yang mengenal keadaannya sendiri.
- Allah menyebut orang yang kufur tidak diizinkan. Tidak dikatakan tidak mampu. Yang tertutup kesempatan bicaranya, dan itu keputusan, bukan kekurangan.
- Allah menambahkan mereka juga tidak dibolehkan memohon keridaan. Dua pintu tertutup: membela diri dan meminta maaf. Waktu untuk keduanya sudah lewat, dan itu yang sedang diberitahukan sekarang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, b-'-ts, k-l-l, a-m-m, sh-h-d, a-dz-n, k-f-r, '-t-b): nab'athu diterjemahkan 'membangkitkan' (akar b-'-ts); shahiid diterjemahkan 'saksi' (akar sh-h-d); laa yu'dhanu diterjemahkan 'tidak diizinkan' (akar '-dz-n); yusta'tabuun diterjemahkan 'dibolehkan memohon keridaan/ampun' (akar '-t-b). gloss '(Ingatlah)/(rasul)/(untuk membela diri)' dibuang.