وَإِذَا رَأَى الَّذِينَ ظَلَمُوا الْعَذَابَ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ

Dan apabila orang-orang yang zalim melihat azab, maka tidak diringankan dari mereka, dan tidak pula diberi penangguhan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِذَا رَأَى الَّذِينَ ظَلَمُوا الْعَذَابَwa-idzaa ra'aa lladziina zhalamuu l-'adzaabadan apabila orang-orang yang zalim melihat azab
  2. فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَfa-laa yukhaffafu 'anhum wa-laa hum yunzharuunamaka tidak diringankan dari mereka, dan tidak pula diberi penangguhan

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  2. رَأَىra'aamelihat
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. ظَلَمُواzhalamuuberbuat zalim
  5. الْعَذَابَl-'adzaabaazab
  6. فَلَاfa-laamaka tidak
  7. يُخَفَّفُyukhaffafudiringankan
  8. عَنْهُمْ'anhumdari mereka
  9. وَلَاwa-laadan tidak pula
  10. هُمْhummereka
  11. يُنْظَرُونَyunzharuunadiberi penangguhan

Inti bacaan

Konsekuensi yang datang tanpa keringanan atau penangguhan lebih lanjut, penegasan lagi bahwa penundaan (yang selama ini diberikan sebagai kesempatan) memiliki batas akhir yang tegas.

Penjelasan pilihan kata

'Diberi penangguhan' (yunzharuun), akar yang sama dengan 'ditangguhkan' (munzhariin) di 15:37, kini dalam konteks berbeda: bukan penangguhan yang diberikan (seperti kepada Iblis), melainkan penangguhan yang ditolak sepenuhnya.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan finalitas momen tersebut: dua bentuk keringanan yang mungkin diharapkan (pengurangan azab atau penundaan waktu) sama-sama tertutup, kontras dengan penangguhan yang pernah diberikan kepada Iblis (15:37) sebagai kesempatan sementara yang kini sudah habis.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ketika orang zalim melihat azab. Melihatnya dahulu, sebelum merasakannya. Ada jeda antara tahu dan mengalami, dan jeda itu bagian dari perkaranya.
  • Yang Allah sebut pertama tidak diringankan. Kadarnya tetap. Yang biasanya diharap manusia pengurangan, dan itu yang ditutup lebih dahulu.
  • Yang kedua tidak diberi penangguhan. Waktunya juga tetap. Dua cara mengulur yang biasa dipakai manusia ditutup dalam satu kalimat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-a-y, zh-l-m, '-dz-b, kh-f-f, n-zh-r): yukhaffafu diterjemahkan 'diringankan' (akar kh-f-f); yunzharuun diterjemahkan 'diberi penangguhan' (akar n-zh-r). Selaras.