إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya ia tidak memiliki keterangan atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُواinnahu laysa lahu sultaanun alaa lladziina aamanuusesungguhnya ia tidak memiliki keterangan atas orang-orang yang beriman
- وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَwa-alaa rabbihim yatawakkaluunadan bertawakal kepada Tuhan mereka
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar l-y-s, s-l-t, a-m-n, r-b-b, w-k-l): laysa lahu sultaan diterjemahkan 'tidak memiliki sultaan (kuasa)', akar s-l-t (putaran 82; sama 14:22/15:42: setan tak berkuasa-paksa atas orang beriman); yatawakkaluun diterjemahkan 'bertawakal' (akar w-k-l putaran 61). gloss '(setan)/(pengaruh)' dibuang.
Aplikasi
Batas kekuasaan godaan ditegaskan lagi: 'tidak memiliki sultaan (kuasa) atas orang-orang yang beriman dan bertawakal', konsisten dengan pola di 15:42, penegasan berulang bahwa iman dan tawakal yang genuine memberi ketahanan nyata terhadap godaan.