وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ ۗ لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ

Sungguh, Kami benar-benar mengetahui bahwa mereka berkata, “Ia hanyalah diajarkan oleh seorang manusia.” Bahasa orang yang mereka tuduh itu adalah bahasa asing, padahal ini adalah bahasa Arab yang jelas.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌwa-laqad na'lamu annahum yaquuluuna innamaa yu'allimuhu basharunsungguh Kami benar-benar mengetahui bahwa mereka berkata, ia hanyalah diajarkan oleh seorang manusia
  2. لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّlisaanu lladzii yulhiduuna ilayhi a'jamiyyunbahasa orang yang mereka tuduh itu adalah bahasa asing
  3. وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌwa-haadzaa lisaanun arabiyyun mubiinunpadahal ini adalah bahasa Arab yang jelas
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..

Aplikasi

Tuduhan bahwa wahyu 'diajarkan oleh seorang manusia' dibantah dengan argumen bahasa yang konkret dan bisa diverifikasi (bahasa asing vs. bahasa Arab yang jelas), pembelaan terhadap tuduhan menggunakan bukti yang dapat diperiksa secara objektif, bukan sekadar penegasan sepihak. Konkretnya: saat menghadapi tuduhan yang tidak berdasar, merespons dengan bukti yang konkret dan dapat diverifikasi (bukan sekadar membantah secara emosional) adalah cara yang lebih efektif dan meyakinkan untuk mempertahankan kebenaran.