وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ ۗ لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ
Sungguh, Kami benar-benar mengetahui bahwa mereka berkata, “Ia hanyalah diajarkan oleh seorang manusia.” Bahasa orang yang mereka tuduh itu adalah bahasa asing, padahal ini adalah bahasa Arab yang jelas.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌwa-la-qad na'lamu annahum yaquuluuna innamaa yu'allimuhu basyarunsungguh Kami benar-benar mengetahui bahwa mereka berkata, ia hanyalah diajarkan oleh seorang manusia
- لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّlisaanu lladzii yulhiduuna ilayhi a'jamiyyunbahasa orang yang mereka tuduh itu adalah bahasa asing
- وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌwa-haadzaa lisaanun 'arabiyyun mubiinunpadahal ini adalah bahasa Arab yang jelas
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- نَعْلَمُna'lamuKami mengetahui
- أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
- يَقُولُونَyaquuluunamereka berkata
- إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
- يُعَلِّمُهُyu'allimuhumengajarinya
- بَشَرٌbasyarunmanusia
- لِسَانُlisaanulidah
- الَّذِيlladziiyang
- يُلْحِدُونَyulhiduunamereka menyimpang
- إِلَيْهِilayhikepadanya
- أَعْجَمِيٌّa'jamiyyunbahasa asing
- وَهَٰذَاwa-haadzaadan ini
- لِسَانٌlisaanunlidah
- عَرَبِيٌّ'arabiyyunArab
- مُبِينٌmubiinunyang nyata
Inti bacaan
Tuduhan bahwa wahyu 'diajarkan oleh seorang manusia' dibantah dengan argumen bahasa yang konkret dan bisa diverifikasi (bahasa asing vs. bahasa Arab yang jelas), pembelaan terhadap tuduhan menggunakan bukti yang dapat diperiksa secara objektif, bukan sekadar penegasan sepihak. Konkretnya: saat menghadapi tuduhan yang tidak berdasar, merespons dengan bukti yang konkret dan dapat diverifikasi (bukan sekadar membantah secara emosional) adalah cara yang lebih efektif dan meyakinkan untuk mempertahankan kebenaran.
Penjelasan pilihan kata
'Bahasa Arab yang jelas' (lisaan arabiyy mubiin), argumen logis sederhana: kesenjangan bahasa antara sumber tuduhan (asing) dan wahyu yang diturunkan (Arab yang jelas) membuat tuduhan itu tidak masuk akal secara internal.
Tafsiran
Ayat ini membantah tuduhan spesifik lain terhadap sumber wahyu, bukan lagi soal penggantian tanda (16:101), melainkan klaim bahwa seorang manusia mengajarkannya; bantahannya sederhana dan konkret: kesenjangan bahasa membuat klaim itu runtuh dengan sendirinya.
Renungan dan Hikmah
- Tuduhan itu dijawab bukan dengan sumpah, melainkan dengan kenyataan yang bisa diperiksa: orang yang dituduh mengajarinya berbahasa asing, sedangkan yang ada di hadapan mereka bahasa Arab yang jelas. Allah memilih bantahan yang tak menuntut siapa pun memercayai penuturnya lebih dulu.
- Beberapa ayat sebelumnya tuduhannya penggantian tanda, di sini tuduhannya ada manusia yang mengajari. Sasarannya berganti, penolakannya tetap. Ketika alasan terus berubah sementara kesimpulannya tidak, yang sedang bekerja bukan penalaran, dan mengejar tiap alasan satu per satu tak akan menyelesaikannya.
- Kalimatnya dibuka dengan Allah menyatakan bahwa Dia mengetahui apa yang mereka katakan. Ucapan yang barangkali dibisikkan di belakang punggung dikutip lengkap di dalam wahyu. Yang dibicarakan diam-diam ternyata sudah lebih dulu tercatat di tempat yang tak terjangkau pembicaranya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.