إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ لَا يَهْدِيهِمُ اللَّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada tanda-tanda Allah, Allah tidak memberi mereka petunjuk, dan bagi mereka azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِinna lladziina laa yu'minuuna bi-aayaati llaahisesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada tanda-tanda Allah
- لَا يَهْدِيهِمُ اللَّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌlaa yahdiihimu llaahu wa-lahum 'adzaabun aliimunAllah tidak memberi mereka petunjuk, dan bagi mereka azab yang pedih
Terjemahan per kata (12 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- لَاlaatidak
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
- بِآيَاتِbi-aayaatipada tanda-tanda
- اللَّهِllaahiAllah
- لَاlaatidak
- يَهْدِيهِمُyahdiihimumemberi mereka petunjuk
- اللَّهُllaahuAllah
- وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
Inti bacaan
Ketiadaan iman pada tanda-tanda Allah dikaitkan langsung dengan tidak mendapat petunjuk, pola sebab-akibat yang konsisten: penolakan terhadap kebenaran yang tersedia berkorelasi dengan tetap tersesat, bukan kebetulan.
Penjelasan pilihan kata
'Tanda-tanda Allah' (aayaat Allah) di sini merujuk pada wahyu yang baru dibela di ayat-ayat sebelumnya (16:101-103): penolakan terhadap tanda-tanda ini berkonsekuensi tidak mendapat petunjuk, sebuah prinsip konsisten sepanjang surah ini.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan gugusan pembelaan wahyu (16:101-103) dengan konsekuensi bagi mereka yang tetap menolak meski argumen sudah dijelaskan: penolakan bukan tanpa akibat, melainkan berujung kehilangan petunjuk itu sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka tidak beriman lebih dahulu, baru Dia tidak memberi petunjuk. Urutannya begitu. Yang menutup pintu bukan keputusan yang mendahului pilihan mereka.
- Yang mereka tolak disebut tanda-tanda Allah. Bukan pendapat orang. Penyandaran itu yang membuat penolakannya berat.
- Allah menutup dengan menyebut azab yang pedih. Sifatnya disebut, bukan bentuknya. Yang diberitahukan rasanya, dan itu yang bisa dibayangkan pembacanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.