إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada tanda-tanda Allah, dan mereka itulah para pendusta.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِinnamaa yaftarii l-kadziba lladziina laa yu'minuuna bi-aayaati llaahisesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada tanda-tanda Allah
- وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَwa-ulaa'ika humu l-kaadzibuunadan mereka itulah para pendusta
Aplikasi
Definisi tajam: 'yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang tidak beriman', tuduhan kebohongan terhadap wahyu justru membalik untuk menyingkap karakter penuduhnya sendiri. Konkretnya: tuduhan yang dilontarkan seseorang terhadap sesuatu yang benar sering kali lebih mengungkap karakter dan motif si penuduh daripada kebenaran objek yang dituduh, pola ini berguna dipahami saat menghadapi kritik yang tidak berdasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: ', They but invent lies who believe not in the proofs of God, and it is they who are the liars.'