لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Tidak diragukan bahwa merekalah, di akhirat, orang-orang yang rugi.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْخَاسِرُونَlaa jarama annahum fii l-aakhirati humu l-khaasiruunatidak diragukan bahwa merekalah, di akhirat, orang-orang yang rugi

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. لَاlaatidak
  2. جَرَمَjaramasesungguhnya
  3. أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
  4. فِيfiidi
  5. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  6. هُمُhumumerekalah
  7. الْخَاسِرُونَl-khaasiruunaorang-orang yang rugi

Inti bacaan

Kepastian kerugian di akhirat dinyatakan 'tidak diragukan', kepastian tegas yang tidak menyisakan ruang keraguan tentang hasil akhir dari pola-pola yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Penjelasan pilihan kata

'Tidak diragukan' (laa jarama): frasa tetap yang sama dengan 16:23 dan 16:62, menyimpulkan gugusan tentang konsekuensi kekufuran sukarela dengan penegasan kepastian.

Tafsiran

Ayat pendek ini menutup gugusan 16:106-108 dengan kesimpulan tegas: preferensi terhadap dunia yang tampak menguntungkan sesaat berujung kerugian pasti di akhirat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menutup hitungan itu dengan kalimat tanpa ragu. Tidak diragukan. Perhitungannya sudah selesai.
  • Untungnya di dunia tidak disangkal. Yang dibalik letak untungnya. Di sana mereka rugi.
  • Frasa yang sama sudah dipakai dua kali di surah ini. Allah memakainya untuk menutup, bukan untuk membuka. Ia semacam ketukan palu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-r-m, a-kh-r, kh-s-r): laa jarama diterjemahkan 'tidak diragukan' (akar j-r-m); khaasiruun diterjemahkan 'orang-orang yang rugi' (akar kh-s-r). Selaras.