يَوْمَ تَأْتِي كُلُّ نَفْسٍ تُجَادِلُ عَنْ نَفْسِهَا وَتُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Pada hari setiap jiwa datang membela dirinya sendiri, dan setiap jiwa disempurnakan balasan atas apa yang telah dikerjakannya, dan mereka tidak dizalimi.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَوْمَ تَأْتِي كُلُّ نَفْسٍ تُجَادِلُ عَنْ نَفْسِهَاyawma ta'tii kullu nafsin tujaadilu 'an nafsihaapada hari setiap jiwa datang membela dirinya sendiri
- وَتُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَا عَمِلَتْwa-tuwaffaa kullu nafsin maa 'amilatdan setiap jiwa disempurnakan balasan atas apa yang telah dikerjakannya
- وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَwa-hum laa yuzhlamuunadan mereka tidak dizalimi
Terjemahan per kata (15 kata)
- يَوْمَyawmahari
- تَأْتِيta'tiidatang
- كُلُّkullusetiap
- نَفْسٍnafsinjiwa
- تُجَادِلُtujaadiluengkau berdebat
- عَنْ'andari
- نَفْسِهَاnafsihaadirinya
- وَتُوَفَّىٰwa-tuwaffaadan disempurnakan
- كُلُّkullusetiap
- نَفْسٍnafsinjiwa
- مَاmaaapa yang
- عَمِلَتْ'amilatdikerjakan
- وَهُمْwa-humdan mereka
- لَاlaatidak
- يُظْلَمُونَyuzhlamuunamereka dizalimi
Inti bacaan
Momen di mana setiap jiwa 'datang membela dirinya sendiri', gambaran akuntabilitas individual yang radikal, di mana pembelaan hanya bisa datang dari diri sendiri, bukan diwakilkan kepada orang lain.
Penjelasan pilihan kata
'Membela dirinya sendiri' (tujaadilu an nafsihaa): menggambarkan kondisi di mana setiap jiwa sibuk dengan pembelaannya sendiri, sebuah gema dari 'sekutu-sekutu melontarkan tuduhan' di 16:86, pada hari itu, tidak ada lagi yang bisa diandalkan membela selain diri sendiri.
Tafsiran
Ayat penutup gugusan besar tema hari kebangkitan dalam surah ini menegaskan prinsip keadilan mutlak: setiap jiwa menerima balasan penuh dan tepat atas perbuatannya sendiri, tanpa kezaliman sedikit pun, sebuah penutup yang merangkum seluruh tema pertanggungjawaban yang mengalir sepanjang surah ini.
Renungan dan Hikmah
- Allah menggambarkan setiap orang datang untuk perkaranya masing-masing, tanpa pendamping. Yang hadir cuma dirinya. Pada hari yang paling ramai itu, tak seorang pun berdiri mewakili siapa pun.
- Kata yang dipakai untuk pembayarannya disempurnakan, bukan dijatuhkan atau ditimbang. Yang digambarkan pelunasan penuh, tanpa sisa yang tertinggal di pihak mana pun.
- Allah menutup dengan menegaskan tak seorang pun dirugikan. Ditambahkan sesudah semuanya. Di tengah gambaran seberat itu, yang perlu dipastikan justru keadilannya bagi pihak yang bersalah sekalipun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, a-t-y, k-l-l, n-f-s, j-d-l, w-f-y, '-m-l, zh-l-m): tujaadilu diterjemahkan 'membela (berdebat)' (akar j-d-l); tuwaffaa diterjemahkan 'disempurnakan (balasannya)' (akar w-f-y); laa yuzhlamuun diterjemahkan 'tidak dizalimi' (akar zh-l-m). gloss '(Ingatlah)' dibuang.