وَلَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْهُمْ فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ ظَالِمُونَ

Dan sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, maka azab menimpa mereka, sedang mereka orang-orang yang zalim.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَلَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْهُمْ فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ ظَالِمُونَwa-la-qad jaa'ahum rasuulun minhum fa-kadzdzabuuhu fa-akhadzahumu l-'adzaabu wa-hum zhaalimuunadan sungguh telah datang kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, maka azab menimpa mereka, sedang mereka orang-orang yang zalim

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. جَاءَهُمْjaa'ahumdatang kepada mereka
  3. رَسُولٌrasuulunseorang rasul
  4. مِنْهُمْminhumdari mereka
  5. فَكَذَّبُوهُfa-kadzdzabuuhulalu mereka mendustakannya
  6. فَأَخَذَهُمُfa-akhadzahumumaka menimpa mereka
  7. الْعَذَابُl-'adzaabuazab
  8. وَهُمْwa-humdan mereka
  9. ظَالِمُونَzhaalimuunaorang-orang yang zalim

Inti bacaan

Pola berulang lagi: rasul datang dari kalangan sendiri, didustakan, lalu konsekuensi menimpa, sebuah pengingat tentang pentingnya menerima kebenaran dari sumber yang dikenal dekat, bukan hanya menghargai sesuatu yang datang dari jauh atau asing.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa kehancuran negeri itu didahului oleh pengutusan seorang rasul dari kalangan mereka sendiri yang mereka dustakan, hingga azab menimpa mereka sebagai balasan kezaliman.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut rasulnya dari kalangan mereka. Bukan orang asing. Yang dikenal justru ditolak.
  • Urutannya disebut lengkap: datang, didustakan, lalu azab. Tak ada langkah yang hilang. Sebabnya jelas.
  • Kata zalim ditaruh Allah di ujung. Bukan cuma mendustakan. Sikapnya dinamai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, r-s-l, k-dz-b, a-kh-dz, '-dz-b, zh-l-m): jaa'ahum rasuul diterjemahkan 'datang seorang rasul'; kadhdhabuuhu diterjemahkan 'mendustakannya' (akar k-dz-b); akhadhahum diterjemahkan 'menimpa mereka' (akar '-kh-dz). gloss '(kalangan)' dibuang.