مَتَاعٌ قَلِيلٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Itu kesenangan yang sedikit, dan bagi mereka azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- مَتَاعٌ قَلِيلٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌmataa'un qaliilun wa-lahum 'adzaabun aliimunitu kesenangan yang sedikit, dan bagi mereka azab yang pedih
Terjemahan per kata (5 kata)
- مَتَاعٌmataa'unkesenangan
- قَلِيلٌqaliilunyang sedikit
- وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
Inti bacaan
Kesenangan dari klaim palsu itu dinyatakan hanya 'sedikit' dibandingkan konsekuensi berat yang menyertainya, perbandingan nilai yang timpang antara keuntungan sesaat dan kerugian jangka panjang.
Penjelasan pilihan kata
'Itu' dipertahankan tanpa kurung sbg pelengkap kopula gramatikal wajar: kalimat nominal Arab tanpa subjek eksplisit ('mataa'un qaliilun' polos), Indonesia memerlukan subjek penunjuk.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa kedustaan yang mereka lakukan hanya memberi kesenangan sesaat yang sedikit, sementara azab pedih menanti mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah menakar upah kebohongan mereka: sedikit. Itulah yang didapat dari mengarang halal dan haram. Harganya murah.
- Dua nasib ditaruh dalam satu kalimat pendek. Senang sebentar, pedih kemudian. Kalimatnya pendek, jaraknya jauh.
- Kesenangannya tidak disangkal Allah. Ia diakui memang ada. Yang dikoreksi ukurannya, bukan keberadaannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-t-', q-l-l, '-dz-b, a-l-m): mataa' qaliil diterjemahkan 'kesenangan yang sedikit'; adhaab aliim diterjemahkan 'azab yang pedih'. gloss '(Itu adalah)' dibuang.