إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Sesungguhnya Ibrahim adalah suatu umat, yang taat kepada Allah, hanif, dan dia tidak termasuk orang-orang musyrik,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَinna ibraahiima kaana ummatan qaanitan lillaahi haniifan wa-lam yaku mina l-mushrikiinasesungguhnya Ibrahim adalah suatu umat, yang taat kepada Allah, hanif, dan dia tidak termasuk orang-orang musyrik
Aplikasi

Ibrahim digambarkan sebagai 'suatu teladan' tunggal (ummatan), satu individu yang mewakili kualitas kolektif yang biasanya membutuhkan banyak orang, menunjukkan bahwa keteladanan individu bisa berdampak seluas komunitas. Konkretnya: satu individu yang konsisten dalam integritas bisa menjadi teladan yang berdampak luas layaknya sebuah institusi atau komunitas, kualitas karakter pribadi yang kokoh memiliki daya pengaruh yang melampaui skala individunya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, a-m-m, q-n-t, a-l-h, h-n-f, sh-r-k): ummah diterjemahkan 'teladan/pemimpin (seumat dalam satu diri)'; qaanitan diterjemahkan 'yang patuh (tunduk)', akar q-n-t (putaran QNT); haniifan diterjemahkan 'lurus (condong ke kebenaran)', akar h-n-f (putaran HNF); mushrikiin diterjemahkan 'musyrik' (akar sh-r-k). gloss '(sosok anutan)' dibuang.