وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِ ۖ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ

Dan jika kalian membalas, maka balaslah setimpal dengan apa yang ditimpakan kepada kalian; tetapi jika kalian bersabar, sungguh itu lebih baik bagi orang-orang yang sabar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِwa-in 'aaqabtum fa-'aaqibuu bi-mitsli maa 'uuqibtum bihidan jika kalian membalas, maka balaslah setimpal dengan apa yang ditimpakan kepada kalian
  2. وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَwa-la-in shabartum lahuwa khayrun li-sh-shaabiriinatetapi jika kalian bersabar, sungguh itu lebih baik bagi orang-orang yang sabar

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَإِنْwa-indan jika
  2. عَاقَبْتُمْ'aaqabtumkalian membalas
  3. فَعَاقِبُواfa-'aaqibuumaka balaslah kalian
  4. بِمِثْلِbi-mitslidengan yang seperti
  5. مَاmaaapa yang
  6. عُوقِبْتُمْ'uuqibtumkalian dianiaya
  7. بِهِbihidengannya
  8. وَلَئِنْwa-la-indan sungguh jika
  9. صَبَرْتُمْshabartumkalian bersabar
  10. لَهُوَla-huwasungguh itu
  11. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  12. لِلصَّابِرِينَli-sh-shaabiriinabagi orang-orang yang sabar

Inti bacaan

Prinsip keadilan proporsional dalam pembalasan ('balaslah dengan yang sama') dipasangkan langsung dengan opsi yang lebih dianjurkan: 'jika kalian bersabar, sungguh itu lebih baik', batas keadilan yang sah ditetapkan, namun jalan yang lebih mulia tetap ditunjukkan sebagai pilihan lebih baik. Konkretnya: memiliki hak membalas secara proporsional tidak berarti itu pilihan terbaik, mempertimbangkan kesabaran sebagai alternatif yang lebih unggul, meski hak membalas tetap sah, adalah kebijaksanaan praktis dalam menghadapi konflik.

Penjelasan pilihan kata

'Dengan yang sama dengan' diperbaiki jd 'setimpal dengan': menghindari pengulangan kata 'dengan' yg janggal, makna sama.

Tafsiran

Ayat ini mengizinkan pembalasan setimpal atas perlakuan buruk, namun menegaskan bahwa kesabaran jauh lebih baik bagi mereka yang mampu bersabar.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut batas pembalasan sebelum menganjurkan kesabaran. Yang boleh disebutkan terlebih dahulu. Anjuran menahan diri yang datang sesudah hak diakui terdengar berbeda dari anjuran yang datang dengan mencabut haknya.
  • Ukuran yang dipasang setimpal dengan apa yang ditimpakan. Bukan sepadan menurut rasa sakitnya. Yang paling sulit dijaga dalam pembalasan memang takarannya, sebab yang terluka selalu merasa lukanya lebih besar daripada yang terlihat.
  • Kalimat penutupnya menyebut itu lebih baik bagi orang-orang yang sabar, bukan lebih baik secara umum. Untungnya disebut berpihak pada yang menahan diri. Allah tidak menuntut kesabaran demi pihak lain; Dia menyebutnya sebagai bagian yang lebih baik bagi pelakunya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-q-b, m-ts-l, s-b-r, kh-y-r): aaqabtum diterjemahkan 'membalas' (akar '-q-b); sabartum diterjemahkan 'bersabar' (akar s-b-r). Selaras.