فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ أُولَاهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَنَا أُولِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُوا خِلَالَ الدِّيَارِ ۚ وَكَانَ وَعْدًا مَفْعُولًا

Maka apabila datang janji yang pertama dari keduanya, Kami bangkitkan atas kalian hamba-hamba Kami yang keras kekuatannya, lalu mereka merajalela di tengah-tengah kampung-kampung, dan itu adalah janji yang pasti terlaksana.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ أُولَاهُمَاfa-idzaa jaa'a wa'du uulaahumaamaka apabila datang janji yang pertama dari keduanya
  2. بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَنَا أُولِي بَأْسٍ شَدِيدٍba'atsnaa 'alaykum 'ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidinKami bangkitkan atas kalian hamba-hamba Kami yang keras kekuatannya
  3. فَجَاسُوا خِلَالَ الدِّيَارِfa-jaasuu khilaala d-diyaarilalu mereka merajalela di tengah-tengah kampung-kampung
  4. وَكَانَ وَعْدًا مَفْعُولًاwa-kaana wa'dan maf'uulandan itu adalah janji yang pasti terlaksana

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
  2. جَاءَjaa'adatang
  3. وَعْدُwa'dujanji
  4. أُولَاهُمَاuulaahumaayang pertama dari keduanya
  5. بَعَثْنَاba'atsnaaKami mengutus
  6. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  7. عِبَادًا'ibaadanhamba-hamba
  8. لَنَاlanaabagi Kami
  9. أُولِيuliipemilik
  10. بَأْسٍba'sinkekuatan
  11. شَدِيدٍsyadiidinyang keras
  12. فَجَاسُواfa-jaasuumaka mereka menjelajah
  13. خِلَالَkhilaaladi antara
  14. الدِّيَارِd-diyaarikampung halaman
  15. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  16. وَعْدًاwa'danjanji
  17. مَفْعُولًاmaf'uulanyang terlaksana

Inti bacaan

Konsekuensi pertama (kekalahan oleh musuh yang kuat) dinyatakan sebagai 'janji yang pasti terlaksana', kepastian bahwa pola sebab-akibat moral akan terwujud secara nyata dalam sejarah, bukan sekadar ancaman abstrak.

Penjelasan pilihan kata

'Merajalela' (jaasuu): kata yang menggambarkan penjelajahan menyeluruh, sering dalam konteks penaklukan atau pencarian; menegaskan skala penuh dari konsekuensi yang menimpa.

Tafsiran

Ayat ini mulai menjelaskan pemenuhan nubuat 17:4: kerusakan pertama Bani Israil dibalas dengan kedatangan kekuatan luar yang keras, sebuah konsekuensi yang digambarkan sebagai janji yang pasti terlaksana, bukan ancaman kosong.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut penakluk itu hamba-hamba Kami. Meski mereka merajalela. Yang menghukum tetap disebut milik-Nya.
  • Kata yang dipakai merajalela, menggambarkan menyusuri seluruh pelosok. Tak ada yang terlewat. Cakupannya disebut, bukan cuma kejadiannya.
  • Allah menyebutnya janji yang pasti terlaksana. Bukan ancaman. Kata janji dipakai untuk sesuatu yang tak seorang pun menginginkannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, w-'-d, a-w-l, b-'-ts, '-b-d, b-a-s, sh-d-d, j-w-s, kh-l-l, d-w-r, k-w-n, f-'-l): ba'athnaa diterjemahkan 'membangkitkan' (akar b-'-ts); ulii ba's shadiid diterjemahkan 'yang keras kekuatannya' (شديد DECIDED='keras'); jaasuu diterjemahkan 'merajalela (menjelajah)' (akar j-w-s); diyaar diterjemahkan 'kampung-kampung'. Selaras.