عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يَرْحَمَكُمْ ۚ وَإِنْ عُدْتُمْ عُدْنَا ۘ وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ حَصِيرًا
Mudah-mudahan Tuhan kalian merahmati kalian. Dan jika kalian kembali, Kami pun kembali. Dan Kami jadikan Jahanam sebagai penjara bagi orang-orang yang kufur.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَنْ يَرْحَمَكُمْ'asaa rabbukum an yarhamakummudah-mudahan Tuhan kalian merahmati kalian
- وَإِنْ عُدْتُمْ عُدْنَاwa-in 'udtum 'udnaadan jika kalian kembali, Kami pun kembali
- وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ حَصِيرًاwa-ja'alnaa jahannama li-l-kaafiriina hashiirandan Kami jadikan Jahanam sebagai penjara bagi orang-orang yang kufur
Terjemahan per kata (11 kata)
- عَسَىٰ'asaaboleh jadi
- رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
- أَنْanbahwa
- يَرْحَمَكُمْyarhamakummerahmati kalian
- وَإِنْwa-indan jika
- عُدْتُمْ'udtumkalian kembali
- عُدْنَا'udnaaKami kembali
- وَجَعَلْنَاwa-ja'alnaadan Kami menjadikan
- جَهَنَّمَjahannamaJahanam
- لِلْكَافِرِينَli-l-kaafiriinabagi orang-orang yang kufur
- حَصِيرًاhashiiranpenjara
Inti bacaan
Harapan rahmat dipasangkan dengan peringatan siklus: 'jika kalian kembali (melakukan kejahatan), niscaya Kami kembali (mengazab)', pola timbal balik yang jelas antara perilaku berulang dan konsekuensi berulang, memberi insentif nyata untuk perubahan sejati bukan sementara.
Penjelasan pilihan kata
'Jika kalian kembali, Kami pun kembali', pola timbal balik yang tegas: pengulangan kerusakan akan dibalas dengan pengulangan konsekuensi, sebuah hukum sebab-akibat yang konsisten, bukan sekali berlaku lalu berhenti.
Tafsiran
Ayat ini menutup narasi tentang dua siklus kerusakan Bani Israil dengan harapan rahmat sekaligus peringatan tegas: pola konsekuensi ini bukan hukuman final satu kali, melainkan hukum yang akan terus berlaku jika pola perilaku yang sama berulang.
Renungan dan Hikmah
- Sesudah menyebut hukuman, Allah membuka dengan mudah-mudahan Tuhan kalian merahmati kalian. Pintunya dibuka lagi. Hukuman yang disebut lebih dahulu tidak dijadikan keadaan yang tetap.
- Allah menyebut jika kalian kembali, Kami pun kembali. Kalimatnya berbalasan. Aturan yang sama berlaku dua arah, dan itu diberitahukan sebelum diuji.
- Allah menyebut Jahanam sebagai penjara. Bukan tempat siksa. Kata yang dipilih menekankan tidak bisa keluarnya, bukan sakitnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Tuhanmu” diterjemahkan “Tuhan kalian”; “kepadamu.” diterjemahkan “kepada kalian.”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. Dalam ayat ini, 'rahima' tanpa kata sandang al-. verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).