اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَىٰ بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا

“Bacalah kitabmu; cukuplah dirimu pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. اقْرَأْ كِتَابَكَiqra' kitaabakabacalah kitabmu
  2. كَفَىٰ بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًاkafaa bi-nafsika l-yawma 'alayka hasiibancukuplah dirimu pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. اقْرَأْiqra'bacalah
  2. كِتَابَكَkitaabakakitabmu
  3. كَفَىٰkafaacukuplah
  4. بِنَفْسِكَbi-nafsikadengan dirimu
  5. الْيَوْمَl-yawmahari ini
  6. عَلَيْكَ'alaykaatasmu
  7. حَسِيبًاhasiibanpenghitung

Inti bacaan

Instruksi yang menegaskan otonomi evaluasi diri: 'bacalah kitabmu; cukuplah dirimu sebagai penghitung atas dirimu', pertanggungjawaban akhir bersifat sangat personal, evaluasi diri yang jujur menjadi instrumen utamanya.

Penjelasan pilihan kata

'Penghitung' (hasiib): akar yang menandai perhitungan cermat, menegaskan bahwa penilaian pada hari itu tidak memerlukan pihak luar; kesaksian diri sendiri sudah cukup karena catatan (17:13) begitu lengkap dan jelas.

Tafsiran

Ayat ini menyimpulkan gambaran hari kebangkitan (17:13) dengan perintah langsung: membaca sendiri catatan amal yang sudah terbuka, sebuah momen di mana tidak ada lagi ruang untuk penyangkalan karena diri sendiri menjadi saksi paling cukup.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memerintahkan membaca kitabmu. Miliknya sendiri. Yang dihadapkan bukan tuduhan, melainkan catatan yang ia tulis sendiri sepanjang hidup.
  • Yang menghitung disebut dirinya sendiri. Bukan pihak lain. Tak diperlukan saksi maupun hakim, sebab yang membaca dan yang dibaca satu orang.
  • Allah menyampaikan seluruh perhitungan itu dalam dua perintah pendek. Tanpa perdebatan. Yang tak bisa dibantah tidak memerlukan uraian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-r-a, k-t-b, k-f-y, n-f-s, y-w-m, h-s-b): iqra' diterjemahkan 'bacalah' (akar q-r-'); nafs diterjemahkan 'diri' (akar n-f-s); hasiib diterjemahkan 'penghitung' (akar h-s-b). gloss '(Dikatakan,)/(amal)' dibuang.