وَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

Dan berikanlah kepada kerabat haknya, dan kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah engkau menghambur-hamburkan secara boros.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُwa-aati dzaa l-qurbaa haqqahudan berikanlah kepada kerabat haknya
  2. وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِwa-l-miskiina wa-bna s-sabiilidan kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan
  3. وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًاwa-laa tubadzdzir tabdziirandan janganlah engkau menghambur-hamburkan secara boros

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. وَآتِwa-aatidan berikanlah
  2. ذَاdzaayang
  3. الْقُرْبَىٰl-qurbaakekerabatan
  4. حَقَّهُhaqqahuhaknya
  5. وَالْمِسْكِينَwa-l-miskiinadan orang miskin
  6. وَابْنَwa-bnadan anak
  7. السَّبِيلِs-sabiilijalan
  8. وَلَاwa-laadan tidak pula
  9. تُبَذِّرْtubadzdzirengkau memboroskan
  10. تَبْذِيرًاtabdziiranpemborosan

Inti bacaan

Kewajiban konkret memberi hak kepada kerabat, orang miskin, dan musafir dipasangkan langsung dengan larangan boros, kedermawanan yang terarah dan tepat sasaran, bukan pengeluaran sembarangan tanpa perhitungan.

Penjelasan pilihan kata

'Haknya' (haqqahu): menegaskan bahwa pemberian kepada kerabat bukan sekadar amal sukarela, melainkan sesuatu yang memang menjadi hak mereka.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan rangkaian perintah etika dari orang tua ke lingkaran sosial yang lebih luas (kerabat, orang miskin, musafir), sambil sekaligus memperingatkan terhadap ekstrem sebaliknya: pemborosan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut yang diberikan kepada kerabat haknya. Bukan sedekah. Yang diserahkan dinyatakan memang milik mereka.
  • Tiga penerima disebut: kerabat, orang miskin, orang dalam perjalanan. Melebar. Dari yang paling dekat sampai yang tak dikenal.
  • Allah menutup dengan larangan menghambur-hamburkan. Sesudah perintah memberi. Perintah memberi dijaga dari dibaca sebagai izin boros.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, q-r-b, h-q-q, s-k-n, b-n-y, s-b-l, b-dz-r): aati dhaa l-qurbaa haqqahu diterjemahkan 'berikanlah kepada kerabat haknya' (akar '-t-y + akar q-r-b + akar h-q-q); miskiin diterjemahkan 'orang miskin'; ibn as-sabiil diterjemahkan 'orang dalam perjalanan'; tubadhdhir diterjemahkan 'menghambur-hamburkan (boros)' (akar b-dz-r). gloss '(juga kepada)/(hartamu)' dibuang.