وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ابْتِغَاءَ رَحْمَةٍ مِنْ رَبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُلْ لَهُمْ قَوْلًا مَيْسُورًا
Dan jika engkau berpaling dari mereka untuk mencari rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka ucapkanlah kepada mereka perkataan yang lemah lembut.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ابْتِغَاءَ رَحْمَةٍ مِنْ رَبِّكَ تَرْجُوهَاwa-immaa tu'ridanna anhumu btighaa'a rahmatin min rabbika tarjuuhaadan jika engkau berpaling dari mereka untuk mencari rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan
- فَقُلْ لَهُمْ قَوْلًا مَيْسُورًاfa-qul lahum qawlan maysuuranmaka ucapkanlah kepada mereka perkataan yang lemah lembut
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau…”. sebagian penerjemah: 'But if thou turnest away from them, seeking the mercy from thy Lord that thou expectest,1 then speak thou to them a gentle word.2' Corpus ayat ini: «raHomapK, INDEFINIT».
Aplikasi
Bahkan saat tidak mampu membantu, instruksi tetap menekankan cara penyampaian: 'ucapkanlah kepada mereka perkataan yang lemah lembut', keterbatasan kemampuan memberi tidak menjadi alasan mengabaikan kelembutan dalam komunikasi. Konkretnya: ketika tidak mampu memenuhi permintaan bantuan, cara menyampaikan penolakan tetap penting, kelembutan tutur kata bisa meringankan kekecewaan meski bantuan materi tidak bisa diberikan.